Soal Kasus Robertus Robet, Polri Akan Panggil Peserta Aksi Kamisan Sebagai Saksi

Misalnya yang ada di demo saat Kamisan. Kan ada beberapa saksi, saksi yang terlibat langsung dalam suatu peristiwa yang mendengar, melihat, yang

Soal Kasus Robertus Robet, Polri Akan Panggil Peserta Aksi Kamisan Sebagai Saksi
Tribunnews.com/Vincentius Jyesta
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo (tengah) 

Soal Kasus Robertus Robet, Polri Akan Panggil Peserta Aksi Kamisan Sebagai Saksi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Kepolisian berencana memanggil saksi-saksi terkait dengan kasus dugaan penghinaan terhadap institusi TNI yang menjerat dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Robertus Robet.

Atas orasinya di Aksi Kamisan pada 28 Februari 2019 mengenai dwifungsi ABRI, Robertus ditangkap di kediamannya di kawasan Depok, Jawa Barat, Kamis (7/3/2019) dini hari.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan saksi yang akan dipanggil adalah mereka yang hadir saat aksi tersebut.

"Misalnya yang ada di demo saat Kamisan. Kan ada beberapa saksi, saksi yang terlibat langsung dalam suatu peristiwa yang mendengar, melihat, yang berada di lokasi akan diminta keterangan," ujar Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).

Sementara itu, ia mengatakan belum ada rencana untuk kembali memanggil Robertus.

Baca: FPI dan Jawara Betawi Ancam Demo Setiap Jumat Jika DPRD DKI Menolak Lepas Saham Perusahaan Bir

Baca: Cegah Kriminalitas, Polsek Sengah Temila Punya Strategi Tersendiri

Menurut Dedi, tim penyidik masih melakukan verifikasi terhadap alat bukti yang ada.

"Belum, menunggu info lebih lanjut dari Ditsiber masih lakukan verifikasi alat bukti yang dimiliki," kata Dedi.

Robertus Robet sebelumnya ditangkap karena diduga menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan kelompok masyarakat berdasarkan SARA, berita hoaks atau penghinaan terhadap penguasa atau badan umum.

Dia ditangkap pada Kamis (7/3/2019) dini hari.

Halaman
12
Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved