Persoalan Sampah di Kota Pontianak Capai 400 Ton Per Hari, Hingga Penyebab Edi Kamtono Marah Besar

"Saye minta Pak Multi, nanti kalau ade acara jangan diundang lagi kepala dinas tu acara penting seperti ini mereka tidak mau datang," tambahnya.

Persoalan Sampah di Kota Pontianak Capai 400 Ton Per Hari, Hingga Penyebab Edi Kamtono Marah Besar
Kolase/Tribunpontianak.co.id
Persoalan Sampah di Kota Pontianak Capai 400 Ton Per Hari, Hingga Penyebab Edi Kamtono Marah Besar 

Harap Ada Pengurangan Sampah 30 Persen

Pengelolaan sampah menurut Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono haruslah dengan sinergi yang baik antar Pemda dan masyarakat.

Ia berkomitmen untuk membawa Pontianak kedepan menjadi lebih baik. Kedepan menurutnya dalam sebulan minimal dua kali akan diterapkan lagi kegiatan gotong royong.

"Kita akan galakan lagi kegiatan gotong royong sehingga lingkungan kita bersih dan masyarakat dapat bersosialisasi dengan baik," ucap Edi Kamtono saat memberikan sambutan pada acara, Hari Peringatan Sampah Nasional (HPSN) 2019 Kota Pontianak, Jumat (8/3/2018).

Pemkot Pontianak disebutnya akan menekan penggunaan kantong plastik dengan program diet plastik.

Harapannya program yang dilaksanakan mampu mengurangi sampah 30 persen di Kota Pontianak.

Persoalan sampah di katakannya di Kota Pontianak setiap harinya mencapai 350-400 ton.

Tiga Perwa Terkait Pengelolaan Sampah

Momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019 yang diperingati Pemkot Pontianak, Jumat (8/3) ini diharapkan Wali Kota Pontianak menjadi awal yang baik untuk pengelolaan sampah kedepannya.

HPSN sebetulnya jatuh pada 22 Februari setiap tahunnya, namun Pemkot Pontianak menggepar acara puncaknya hari ini dengan penandatanganan tiga Perwa dan peresmian tempat pengolahan sampah terpadu yang ada di Kelurahan Kota Baru.

Halaman
1234
Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved