Andi Arief Direhabilitasi, Mahfud MD: Biarin Saja Dia Ngoceh-Ngoceh Lagi Biar Sembuh

Bahkan, mengenai tantangan Andi Arief mengenai pencabutan gelar profesor yang disandangnya, Mahfud pun menyebut hal tersebut sebagai hal bodoh.

Andi Arief Direhabilitasi, Mahfud MD: Biarin Saja Dia Ngoceh-Ngoceh Lagi Biar Sembuh
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY ZULHAM
Mahfud MD Komentari Ditangkapnya Andi Arief Terkait Kasus Narkoba, Singgung Surat Suara 7 Kontainer 

Andi Arief Direhabilitasi, Mahfud MD: Biarin Saja Dia Ngoceh-Ngoceh Lagi Biar Sembuh

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof Mahfud MD angkat bicara mengenai kasus narkoba yang menjerat politisi partai Demokrat, Andi Arief.

Mahfud menyebut rehabilitasi yang dijalani Andi adalah bagian dari aturan hukum.

“Polisi punya prosedur dan alasan sendiri untuk merehabilitasi (Andi Arief). Tetapi, satu fakta bahwa Arief adalah pengguna narkoba itu hukumnya,” jelasnya di kompleks Kepatihan, Jumat (8/3/2019).

Baca: 39 Peserta dari 34 Provinsi, Berikut Daftar Lengkap Kontestan Puteri Indonesia 2019

Baca: Tips Olahraga untuk Bentuk Tubuh ala Captain Marvel

Mahfud MD menjelaskan, jika seorang pengguna narkoba seperti Andi Arief tidak harus dihukum tapi direhab itu adalah aturan hukum dan tidak bisa dipersoalkan.

Sehingga, warga juga harus menghormati aturan penegakan hukum tersebut.

Yang menarik, Mahfud yang pernah beradu pendapat ramai dengan politisi yang melontarkan kabar surat suara tercoblos tujuh kontainer itu juga membiarkannya tetap berpendapat.

Baca: HASIL Puteri Indonesia 2019, Duta Sulawesi Utara, Kalimantan Barat dan 2 Utusan DKI Lolos 11 Besar

Baca: Situs Purbakala Peninggalan Kerajaan Majapahit Ditemukan di Jalan Tol Pandaan-Malang

“Biarin saja dia ngoceh-ngoceh lagi ndak papa itu hak dia biar cepat sembuh,” selorohnya.

Bahkan, mengenai tantangan Andi Arief mengenai pencabutan gelar profesor yang disandangnya, Mahfud pun menyebut hal tersebut sebagai hal bodoh. 

Menurutnya, pencabutan gelar itu dilakukan jika seseorang profesor atau guru besar melakukan plagiarisme dan pencurian.

Halaman
12
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved