Warga Ambalau Terseret Arus Sungai Jabai Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

Warga Desa Bukai Tukun, Kecamatan Ambalau, Lingan yang diduga terseret arus Sungai Jabai saat memancing akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa

Warga Ambalau Terseret Arus Sungai Jabai Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolsek Serawai Ipda Rahmad Kartono bersama anggota dan warga mengevakuasi mayat warga Ambalau, Lingan yang sebelumnya dikabarkan terbawa arus dan akhirnya ditemukan di sungai Kecamatan Serawai, Rabu (6/3/2019) pagi. 

Warga Ambalau Terseret Arus Sungai Jabai Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Warga Desa Bukai Tukun, Kecamatan Ambalau, Lingan yang diduga terseret arus Sungai Jabai saat memancing akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa oleh warga di Kecamatan Serawai, Rabu (6/3/2019) sekitar pukul 06.00 WIB.

Warga Kecamatan Serawai, Cong Lie Chin terkejut saat menemukan mayat seorang wanita tersebut tersangkut di lanting miliknya. Atas kejadian tersebut, dirinya kemudian melapor ke petugas kepolisian di Polsek Serawai.

"Saya temukan mayatnya tersangkut di lanting tempat saya tadi pagi. Kemudian saya dan beberapa warga lain langsung lapor polisi untuk ngecek langsung," ujar Cong Lie.

Baca: Terkait Urusan Kecelakaan, Berikut Alamat Kantor Jasa Raharja Kalimantan Barat

Baca: Relawan Demokrasi Ajak Milenial Sukseskan Pemilu

Baca: Bupati Citra Minta CPNS Tak Pakai Joki Urus Kenaikan Pangkat

Sementara itu, Kapolsek Serawai Iptu Rahmad Kartono menyampaikan, ketika menerima laporan tersebut dirinya bersama anggota turun langsung untuk mengamankan TKP dan segera mengevakuasi mayat korban.

"Sekitar pukul 06.30 WIB mayat korban berhasil kami evakuasi dan langsung dibawa ke Puskesmas Serawai. Saya langsung hubungi Kapolsek Ambalau untuk memastikan mayat tersebut benar warga Ambalau yang kemarin dikabarkan terseret arus," katanya.

Dari hasil koordinasi tersebut, Kapolsek Ambalau kemudian menghubungi keluarga korban dan langsung ke Polsek Serawai untuk mengenali dan memastikan identitas mayat korban.

"Hasil koordinasi keluarga korban yang dilakukan pihak Polsek Ambalau bahwa keluarga korban membenarkan identitas mayat dan bermaksud akan membawa pulang mayat ke Ambalau," ujar Kapolsek Serawai Ipda Rahmad Kartono.

Penulis: Wahidin
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved