Miris! Seorang Pelajar SD di Kapuas Hulu Terjangkit HIV/Aids

Kami telah mendatangi pihak sekolah dan memberikan pemahaman, bagaimana pun itu masih bisa ditangani

Miris! Seorang Pelajar SD di Kapuas Hulu Terjangkit HIV/Aids
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Kadisdikbud Kabupaten Kapuas Hulu Petrus Kusnadi. 

Miris! Seorang Pelajar SD di Kapuas Hulu Terjangkit HIV/Aids

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Kepala Dinas Pendidikan, dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi menyatakan ada seorang pelajar sekolah dasar di Kabupaten Kapuas Hulu terjangkit penyakit HIV/Aids.

"Yang bersangkutan masih tetap bersekolah di satu sekolah dasar di Kabupaten Kapuas Hulu, dan ini merupakan kejadian pertama kali khususnya di Kapuas Hulu. Sehingga harus menjadi tanggung jawab bersama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak menjauhi korban," ujarnya, Rabu (6/3/2019).

Dalam hal jelas Petrus Kusnadi, kalau pihaknya tetap terus berupaya agar korban tersebut tetap bisa memiliki hak pendidikan, seperti anak-anak lainnya.

Baca: Bea Cukai dan BNN Ungkap Sabu 5 Kg Diduga Jaringan Internasional di Lapas Pontianak

Baca: Tampil Memukau di Paris Fashion Week, Inilah Potret Modis Jennie BLACKPINK dan Irene Red Velvet

"Kami telah mendatangi pihak sekolah dan memberikan pemahaman, bagaimana pun itu masih bisa ditangani," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir menyatakan demi kemanusiaan pelajaran itu harus dapat hak pendidikan. 

"Itu masih anak dibawah umur hanya korban dan jangan di jauhi, pihak sekolah juga harus paham hak pendidikannya harus tetap diberikan," ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu H dr Harrison meminta, pihak Puskesmas setempat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat atau lingkungan sekolah yang bersangkutan (korban), supaya tidak menjauhi korban.

"Untuk penularan HIV/Aids tidak mudah, kecuali berhubungan seks, itupun sekitar 75 persen akan terjangkit. Jadi kalau hanya dekat bersentuhan kulit tak masalah," ujarnya.

Harrison juga berharap, korban yang masih dibawah umur itu harus tetap menikmati hak pendidikan seperti anak-anak lainnya. "Sebab masih tetap bisa ditanggani dengan baik," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved