Jadi Narasumber FGD Polres Landak, Karolin Tegaskan Netralitas ASN

Karolin juga menegaskan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) agar berlaku netral selama penyelenggaraan pemilu

Jadi Narasumber FGD Polres Landak, Karolin Tegaskan Netralitas ASN
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Alfon Pardosi
Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio saat pemaparan pada kegiatan FGD pada Rabu (6/3/2019). 

Jadi Narasumber FGD Polres Landak, Karolin Tegaskan Netralitas ASN

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Suasana informal dan terlihat santai berlangsung saat kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digagas Polres Landak melalui Sat Binmas di Ball Room Hotel Dangau Landak Ngabang pada Rabu (5/3/2019).

"Kegiatan FGD yang diselenggarakan ini merupakan program kerja Polres Landak tahun 2019," ujar Kasat Bimas Polres Landak AKP Shandy.

Lanjutnya lagi, sebagai strategi dalam menyerap, meneliti, dan menganalisa tentang pendapat para responden.

"Yakni terkait kebangsaan, keagamaan dan keberagaman dalam mewujudkam Pemilu 2019 yang sejuk, aman dan damai," jelasnya.

Baca: TERPOPULER - Liga Champion 2019, Temuan Orok Bayi, Hingga Reino Blokir Instagram Nikita Mirzani

Baca: Inilah Enam Zodiak Paling Suka Penasaran, Zodiak Kamu?

Baca: Forkopimka Belitang Lakukan Patroli dan Cek Titik Banjir di Desa Belitang Dua

Setidaknya kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 orang responden, yang terdiri dari Forkopimda Landak, Muspika se Kabupaten Landak, para tokoh serta ormas berbagai etnis.

Kemudian sebagai narasumber oleh Bupati Landak Karolin Margret Natasa, yang dalam pemaparannya lebih banyak mengulas tentang etika berpolitik di masyarakat dan berpedoman peraturan yang harus diikuti para penyelenggara Pemilu

Selain itu, Karolin juga menegaskan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) agar berlaku netral selama penyelenggaraan pemilu. "Saya akan memberi sanksi tegas kepada ASN yang tidak netral atau pun berpolitik," kata Karolin.

Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio memaparkan situasi kamtibmas terkini Kabupaten Landak menjelang Pemilu 2019. Ia juga menyinggung tentang perlunya penempatan perlengkapan penunjang Pemilu.

Seperti ruang penyimpanan kotak suara yang diharapkan bersih, tidak lembab mau pun basah dan bebas dari tikus.

Serta meminta kepada seluruh elemen masyarakat dapat membangun kesadaran bersama mensukseskan Pemilu yang sejuk, aman dan damai khususnya di Kabupaten Landak.

"Saya berharap agar tidak ada Caleg yang menjadi tersangka tindak pidana Pemilu karena merasa tidak puas dengan perolehan hasil suara yang tidak sesuai target," harap Kapolres.

Diakhir kegiatan, dilaksanakan Deklarasi dan penandatangannan bersama Pemilu Damai dan Anti Hoax oleh Forkopimda, Muspika Se Kabupaten Landak, Tokoh Agama dan tokoh lintas etnis Se Kabupaten Landak.

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved