Dilepas Polisi, Andi Arief Berkicau di Twitter dan Ancam Cabut Gelar Guru Besar Mahfud MD

Andi Arief mengancan dan meminta mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD tidak berspekulasi soal peristiwa yang menimpanya.

Dilepas Polisi, Andi Arief Berkicau di Twitter dan Ancam Cabut Gelar Guru Besar Mahfud MD
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY ZULHAM
Mahfud MD Komentari Ditangkapnya Andi Arief Terkait Kasus Narkoba, Singgung Surat Suara 7 Kontainer 

Dilepas Polisi, Andi Arief Berkicau di Twitter dan Ancam Cabut Gelar Guru Besar Mahfud MD 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief ancam Mahfud MD agar tidak sok tahu dan bersepekulasi melalui media sosial. 

Andi Arief bahkan 'mengancam' akan melaporkan Mahfud agar gelar guru besar dicabut.

Politisi Partai Demokrat ini agaknya tak tahan lama-lama berpuasa media sosial.

Setelah diperbolehkan pulang oleh polisi seusai diciduk karena tersangkut kasus narkoba, politikus asal Lampung itu langsung kembali berkicau di akun Twitternya @AndiArief__.

Andi Arief mengancan dan meminta mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD tidak berspekulasi soal peristiwa yang menimpanya.

Andi Arief juga mengancam akan menuntut Profesor Mahfud MD ke jalur hukum.

"Prof @mohmahfudmd, Anda jangan berspekulasi dan sok tahu soal kejadian yang sedang saya alami," tulis Andi Arief di akun twitternya, Rabu (6/3/2019) siang.

Andi Arief mencuit, "Saya bisa tuntut anda dalam jalur hukum dan meminta lembaga yang memberi anda gelar profesor mencabut gelar itu karena sok tahu dan sok bener."

Mahfud MD sebelumnya memang berkomentar, juga lewat Twitter, tentang penangkapan Andi Arief terkait kasus narkoba. 

Baca: Gagahi ABG 14 Tahun Tiga Kali Sehari, Kakek Bau Tanah Ini Selipkan Uang Rp 150 Ribu Lalu Pergi

Baca: Tim Bea Cukan dan BNN Tembak Kurir Sabu

Halaman
1234
Editor: Ishak
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved