VIDEO: Sortir dan Lipat Surat Suara DPR RI di Hari Kedua, KPU Beberkan Pemindahan ke Kotak Suara

Proses sortir dan lipat surat suara untuk pemilu 2019 telah masuk ke tahap DPR RI setelah dihari pertama menyelesaikan sortir

VIDEO: Sortir dan Lipat Surat Suara DPR RI di Hari Kedua, KPU Beberkan Pemindahan ke Kotak Suara

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Proses sortir dan lipat surat suara untuk pemilu 2019 telah masuk ke tahap DPR RI setelah dihari pertama menyelesaikan sortir dan lipat surat suara Pilpres.

"Jadi pada hari pertama kita melakukan sortir dan lipat terkait surat suara Pilpres, hari ini masuk kepada surat suara DPR RI," kata Ketua KPU Pontianak, Deni Nuliadi, Selasa (05/03/2019).

Walaupun begitu, Deni menerangkan jika pihaknya masih belum mengetahui pasti berapa jumlah surat suara yang tidak layak digunakan pada saat hari H, karena proses perekapan surat suara akan direkap setelah seluruh proses sortir dan lipat selesai.

Baca: Dirjen PSP: Tingkatkan Produksi Tanam Padi Hingga 7ton per Hektare

Baca: VIDEO: Inilah Nilai Rumah Akil Mochtar Yang Dirampas Negara

Baca: IPW Minta Polisi Buka Identitas Wanita Cantik yang Bersama Andi Arief

Baca: Bupati Landak Bersama Uskup Agung Pontianak Resmikan Pembangunan Asrama Suster di Serimbu

Selain itu, lanjutnya, karena ada beberapa hal yang sedang dikonsultasikan, apakah itu masuk kategori tidak layak atau masih layak, contoh misalnya diluar dari kotak parpol atau Capres-Cawapres ada titik noda, begitu pula dengan halaman dibelakang.

"Sehingga masih belum diketahui pasti berapa jumlah surat suara yang rusak atau tidak layak pakai untuk hari H," bebernya.

Lebih lanjut, Komisioner KPU Pontianak dua periode ini menerangkan jika pihaknya juga dalam proses pemindahan surat suara ke gudang kotak suara.

"Begitu selesai, karena gudang tidak memungkinkan untuk menyalin surat suara ke kotak suara karena keterbatasan ruang, kemudian surat suara yang setelah disortir dan dilipat dibawa menuju gudang kotak suara, surat suara akan dimasukan dalam kantong plastik setelah dihitung ulang, dan dimasukan ke dalam sampul surat suara, kemudian akan dibungkus kembali dengan plastik lalu dimasukan ke kotak suara," jelasnya.

Deni pun mengungkapkan, jika surat suara untuk Pilpres yang telah selesai sekitar 450 ribuan.

Terkait hal-hal yang meragukan, kata Deni, selain surat suara yang rusak juga disingkirkan, hal ini karena KPU ingin memberikan surat suara yang layak guna, layak pakai untuk hari H.

"Yang jelas mengalami kerusakan tidak begitu banyak, kemarin sekitar belasan atau dua puluhan lembar karena gambar yang kembar dan lain sebagainya, tidak banyak," terangnya.

Ia pun mengatakan, pemusnahan surat suara nantinya akan dilakukan selesai setelah proses sortir dan lipat selesai.

"Belum nanti (pemusnahan, red), seandainya kita menemukan ada surat suara yang tidak layak digunakan, kita akan buat berita acara, kemudian dilaporkan ke KPU RI melalui KPU Provinsi untuk dilakukan penggantian, dan setelah proses sortir, dan packing sekua selesai sebelum hari H akan ada pemusnahan surat suara yang tidak layak disaksikan Kepolisian dan Bawaslu," katanya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved