Terima Berkas Kasus Tipikor BRI, Kasi Pidsus: Kemungkinan Ada Tersangka Lain

Kompol M Husni Ramli mengatakan tindak pidana korupsi yang dilakukan IS, terjadi pada bulan Mei 2010 sampai tahun 2012.

Terima Berkas Kasus Tipikor BRI, Kasi Pidsus: Kemungkinan Ada Tersangka Lain
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Pelimpahan kasus korupsi dengan tersangka Ismail (jaket hitam berkacamata) oleh Sat Reskrim Polresta Pontianak ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak untuk selanjutnya dititipkan ke Rumah Tahanan Pontianak, di Kejari Pontianak, Jalan Teuku Umar, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (5/3/2019) siang. Ismail yang merupakan karyawan BRI pada tahun 2013 lalu menilap kredit nasabah hingga menyebabkan kerugian lebih dari Rp 7miliar. 

Terima Berkas Kasus Tipikor BRI, Kasi Pidsus: Kemungkinan Ada Tersangka Lain

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satreskrim Polresta Pontianak limpahkan Mantan Kepala BRI Unit Teuku Umar Pontianak sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi dana program KUPEDES ke Kejaksaan Negeri Pontianak, Selasa (5/3/2019).

Kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) yang menjerat Ismail (IS) alias Meng, mantan Kepala Cabang Bank BRI Unit Kupedes, Jalan Teuku Umar Pontianak, diduga melakukan korupsi senilai Rp 7.9 miliar.

Diketahui modus yang di lakukan IS alias Meng ini di lakukan sejak tahun 2010 hingga 2012 dan di lakukan penyelidikan oleh penyidik Tipikor Satreskrim Polresta Pontianak sejak tahun 2013.

‎Penyidik Tipikor Satreskrim Polresta Pontianak melimpahkan berkas perkara berikut tersangka ke Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pontianak, Selasa (5/3/2019).

Baca: FOTO: Petugas Pemadam Kebakaran Padamkan Api di Jalan Sumatera Pontianak

Baca: Prediksi PSG Vs Manchester United di Liga Champions, Krisis Pemain hingga Misi Mustahil Setan Merah

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol M Husni Ramli mengatakan tindak pidana korupsi yang dilakukan IS, terjadi pada bulan Mei 2010 sampai tahun 2012.

"Dugaan korupsi yang dilakukan Ismail terbongkar dari hasil audit yang dilakukan oleh internal BRI di unit Kipedes Jalan Teuku Umar Pontianak. Hasil audit ketika itu, tim internal termukan dugaan kerugian negara. Nilainya mencapai Rp7,9 miliar,"kata Husni

‎ Atas temuan tersebut, IS dilaporkan ke Polresta Pontianak. Dari laporan itulah kemudian, proses penyelidikan dan penyidikan pun dimulai.

"Awal penyelidikan dan penyidikan dilakukan ditahun 2013. Saat itu yang bersangkutan masih menjabat sebagai kepala unit BRI Kupedes bagian penyaluran kredit,"kata Husni.

Pelimpahan kasus korupsi dengan tersangka Ismail (jaket hitam berkacamata) oleh Sat Reskrim Polresta Pontianak ke Kejaksaan Negeri Pontianak, Jalan Teuku Umar, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (5/3/2019) siang. Ismail yang merupakan karyawan BRI pada tahun 2013 lalu menilap kredit nasabah hingga menyebabkan kerugian lebih dari Rp 7miliar.
Pelimpahan kasus korupsi dengan tersangka Ismail (jaket hitam berkacamata) oleh Sat Reskrim Polresta Pontianak ke Kejaksaan Negeri Pontianak, Jalan Teuku Umar, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (5/3/2019) siang. Ismail yang merupakan karyawan BRI pada tahun 2013 lalu menilap kredit nasabah hingga menyebabkan kerugian lebih dari Rp 7miliar. 

Menurut Husni, selama menjabat kepala unit, IS telah menyalurkan pinjaman kredit ke 125 nasabah kredit atau debitur. Total dana yang dicairkan ketika itu mencapai Rp9 Milyar.

Halaman
12
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved