Sujiwo: Perbup Pagu DD dan ADD sebagai Pedoman Penyusunan APBDes

Semua regulasi ini untuk mewujudkan pengelolaan keuangan di desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif serta tertib dan disiplin anggaran

Sujiwo: Perbup Pagu DD dan ADD sebagai Pedoman Penyusunan APBDes
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TRY JULIANSYAH
Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo menyerahkan dokumen Peraturan Bupati Kubu Raya tentang Pagu Dana Desa dan Alokasi Dana Desa serta Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Kubu Raya kepada sembilan camat di Kabupaten Kubu Raya, Selasa (5/3/2019) 

Sujiwo: Perbup Pagu DD dan ADD sebagai Pedoman Penyusunan APBDes

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo menyerahkan dokumen Peraturan Bupati (Perbup) Kubu Raya tentang Pagu Dana Desa dan Alokasi Dana Desa serta Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Kubu Raya kepada sembilan camat di Kabupaten Kubu Raya, Selasa (5/3/2019).

Penyerahan di Aula Kantor Bupati Kubu Raya itu dirangkaikan dengan sosialisasi penyaluran alokasi dana desa serta dana desa kepada para camat dan 118 kepala desa se-Kabupaten Kubu Raya.

"Semua regulasi ini untuk mewujudkan pengelolaan keuangan di desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif serta tertib dan disiplin anggaran," ujar Sujiwo.

Menurutnya dengan berbagai regulasi yang ada tersebut, mekanisme dan prosedur pengelolaan keuangan desa mulai dari penyusunan dan perencanaan anggaran, pelaksanaan dan penatausahaan, laporan dan pertanggungjawabannya semaksimal mungkin akan berorientasi pada kepentingan publik. Termasuk seperti pembangunan infrastruktur dan penciptaan lapangan kerja.

Baca: Gudang Dinas Pertanian Kayong Utara Terbakar, BPBD Sulit Cari Sumber Air

Baca: BREAKING NEWS - Kebakaran di Jalan Sumatera

"Hal itu dilaksanakan secara swakelola yang artinya direncanakan, dilaksanakan, dan diawasi sendiri oleh desa," lanjutnya. 

Penyerahan perbup tentang pagu DD, ADD, bagi hasil pajak, dan retribusi daerah, menurutnya pula, menjadi pedoman penyusunan APBDes tahun anggaran 2019. Adapun peraturan bupati tentang tata cara penggunaan ADD, DD, dan hasil pajak serta retribusi diakuinya masih memerlukan penyempurnaan yang akan diserahkan kemudian. 

"Kabupaten Kubu Raya, jumlah APBDes selama lima tahun terakhir meningkat signifikan, dari Rp 67,7 miliar di tahun 2015 telah meningkat hingga Rp 231,3 miliar di tahun 2019. Besarnya dana yang dikelola oleh pemerintah desa berkonsekuensi pemerintah desa dituntut semakin mampu dan baik dalam hal pengelolaan keuangan yang diterima. Jika tidak dilakukan secara baik sesuai ketentuan yang ada, maka akan berimplikasi kurang baik terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa," jelasnya. 

Terkait hal itu, Sujiwo mengingatkan pentingnya seluruh komponen di desa mulai kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa, hingga perangkat desa untuk bersinergi dalam pengelolaan keuangan desa sesuai tugas dan fungsinya. Ia meminta seluruh komponen agar solid dan kompak, dimana pemerintah kabupaten sebagai pembina penyelenggaraan pemerintah desa terus berupaya mengimplementasikan tata pemerintahan yang baik. 

"Tentu pemerintah tetap mendampingi dengan fasilitasi dari aspek pengelolaan keuangan desa maupun pendampingan pemerintah desa. Jadi harus ada kekompakan, di desa jangan sampai ada sekat-sekat A maupun B," tutur Sujiwo.

Kepada pemerintah desa, Sujiwo meminta untuk segera menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Karena menurutnya RKPDes merupakan dasar dalam penyusunan APBDes, dimana penyusunan RKPDes, harus melibatkan semua unsur masyarakat termasuk kelompok perempuan. 

"Selanjutnya segera dilakukan penyusunan APBDes tahun anggaran 2019. Secara substansial ABPDes tetap diorientasikan pada upaya pemenuhan kepentingan masyarakat yang bersifat inklusif. Camat dan SKPD harus mendorong percepatan penetapan APBDes dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku," pungkasnya.

Jumlah Belanja APDes Kubu Raya :
TA 2015 sebesar Rp 67,7 Miliar.
TA 2016 sebesar Rp 143,7 Miliar.
TA 2017 sebesar 188, 2 Miliar .
TA 2018 sebesar RP 206,8 Miliar.
TA 2019 sebesar Rp 231,3 Miliar.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved