Indonesia Lawyers Club

Karni Ilyas Sebut ILC Ingin Buka Tabir Tumpang Tindih Pernyataan Mabes Polri Soal Andi Arief

Kendati demikian, Karni menegaskan ada atau tidak adanya wanita itu tidak ada kaitannya dengan pemakaian narkoba oleh Andi Arief.

Karni Ilyas Sebut ILC Ingin Buka Tabir Tumpang Tindih Pernyataan Mabes Polri Soal Andi Arief
KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Instagram@presidenilc
ILC TVOne - Karni Ilyas Pastikan Hoaks 7 Kontainer Bakal Dikupas Tuntas Malam Ini, Bukan di ILC 

Karni Ilyas Sebut ILC Ingin Buka Tabir Tumpang Tindih Pernyataan Mabes Polri Soal Andi Arief

TRIBUNPONTIANAK.CO,ID, PONTIANAK - Program diskusi Indonesia Lawyers Club (ILC) mengangkat topik "Andi Arief Terjerat Narkoba: Pukulan Bagi Kubu 02?" pada Selasa (5/3/2019) malam.

Presiden Indonesia Lawyers Club (ILC) Karni Ilyas menilai pembahasan topik itu bertujuan buka tabir terhadap pernyataan tumpang tindih dari Mabes Polri. 

"Awalnya, Kabareskrim mengatakan Andi Arief waktu ditangkap bersama seorang wanita. Tapi, sorenya Kadiv Humas Mabes Polri mengatakan Andi Arief sendiri. Hari ini Kadiv Humas meralat lagi dan mengatakan memang ada wanita inisial L," katanya membuka diskusi.

Baca: Sempat Banjir Kritik, Karni Ilyas Jelaskan Alasan Bahas Topik Andi Arief Terjerat Narkoba

Baca: Karni Ilyas Menjawab Kritik Terkait Topik ILC Andi Arief Terjerat Narkoba: Pukulan Bagi Kubu 02?

Kendati demikian, Karni menegaskan ada atau tidak adanya wanita itu tidak ada kaitannya dengan pemakaian narkoba oleh Andi Arief

Selain kejelasan tentang hal itu, pihaknya juga ingin mengetahui secara jelas terkait proses selanjutnya terhadap informasi kesimpangsiuran penanganan Andi Arief pasca penangkapan dan penyelidikan. 

"Ada informasi bahwa Andi Arief tidak akan diproses hukum tapi direhabilitasi ? Itu kontras dengan paginya, dimana Andi Arief ditahan dan disel," terang Karni Ilyas.

Baca: LIVE ILC TVOne Tema: Andi Arief Terjerat Narkoba: Pukulan Bagi Kubu 02? Ada Rocky Gerung?

Baca: Polri Ungkap Sosok Wanita Diduga Bersama Andi Arief di Kamar Hotel, Inisial L

"Hanya sayangnya, kita ingin kejelasan dari Mabes Polri. Tapi, tidak ada yang berkenan datang malam ini," imbuhnya. 

Kasus yang menjerat Andi Arief, kata dia, menggambarkan kepada semua pihak bahwa narkoba tidak pandang bulu. 

Semua bisa jadi korban narkoba. Di Indonesia, sudah banyak politisi, pejabat dan kepala daerah yang tersandung kasus narkoba. 

Baca: Simpati Kepada Andi Arief, Fadli Zon Nilai Pemerintahan Jokowi Gagal Memberantas Narkoba

Baca: Tanggapi Kasus Andi Arief, AHY: Sepenuhnya jadi Kewenangan Dewan Pimpinan Pusat

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved