Gelar Rakor Desa, Ini Penjelasan Kadis PMD Kapuas Hulu

Terus dalam Rakor ini untuk menghasilkan kesepahaman bersama dalam program pemberdayaan masyarakat, menuju kemandirian desa

Gelar Rakor Desa, Ini Penjelasan Kadis PMD Kapuas Hulu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Rakor Bupati bersama Camat, Kades, Lurah, BPD, dan P3MD se Kabupaten Kapuas Hulu, di Gedung Indoor Putussibau, Selasa (5/3/2019). 

Gelar Rakor Desa, Ini Penjelasan Kadis PMD Kapuas Hulu 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kapuas Hulu mengelar rapat koordinasi (Rakor) Bupati bersama Camat, Kades, Lurah, BPD, dan P3MD se Kabupaten Kapuas Hulu, di Gedung Indoor Putussibau, Selasa (5/3/2019).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kapuas Hulu, Alifiansyah menyatakan tujuan dari rakor ini adalah melakukan evaluasi pembangunan di desa dan pemberdayaan masyarakat desa.

"Terus dalam Rakor ini untuk menghasilkan kesepahaman bersama dalam program pemberdayaan masyarakat, menuju kemandirian desa itu sendiri. Serta memberikan pemahaman dalam pengelolaan DD dan ADD, sehingga berhasil memberdayakan masyarakat," ujarnya.

Baca: Kuatkan SDM, Distan TPH Kalbar Terus Berupaya Maksimal

Baca: Setelah Orok Bayi, Petugas Pengolahan Limbah Ayani Mega Mall Temukan Ari-ari

Baca: Dirjen PSP Sarwo Edhy Dorong Realisasi Luas Tambahan Tanam Padi di Kalbar

Selain itu Alifiansyah menjelaskan, sejak tahun 2015 hingga 2018, ada sebanyak 125 desa di Kabupaten Kapuas Hulu masih dalam status desa sangat tertinggal.

"Dimana 99 desa juga masih dalam status tertinggal, dan terpenting juga masih ada 153 desa di Kapuas Hulu belum ada BUMDES. Padahal dengan adanya BUMDES sangat strategis dalam membangun perekonomian desa," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved