Indonesia Lawyers Club

Benny Mamoto Ungkap Praktik Sindikat Narkoba Saat ILC Topik Andi Arief Terjerat Narkoba

Tidak akan ada seorang bandar yang sudah teridentifikasi sebagai bandar, lantas muncul dan mendekat.

Benny Mamoto Ungkap Praktik Sindikat Narkoba Saat ILC Topik Andi Arief Terjerat Narkoba
youtube
Mantan Deputi Bidang Pemberantasan BNN Benny Mamoto 

Benny Mamoto Ungkap Praktek Sindikat Narkoba Saat ILC Topik Andi Arief Terjerat Narkoba

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Program diskusi Indonesia Lawyers Club (ILC) mengangkat topik "Andi Arief Terjerat Narkoba: Pukulan Bagi Kubu 02?" pada Selasa (5/3/2019) malam.

Mantan Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Benny Mamoto menyebut dalam praktik memasarkan narkoba, sindikat akan berusaha menggandeng berbagai pihak yang bisa melindungi dan mendukung kelancaran bisnis.

"Siapa pun itu, ketika sindikat semakin besar maka akan menjangkau jaringan yang lebih besar," terangnya. 

Baca: Bahas Andi Arief di ILC, Mantan Deputi BNN Benny Mamoto Tegaskan Narkoba Senjata Perusak Massal

Baca: Karni Ilyas Sebut ILC Ingin Buka Tabir Tumpang Tindih Pernyataan Mabes Polri Soal Andi Arief

Tidak akan ada seorang bandar yang sudah teridentifikasi sebagai bandar, lantas muncul dan mendekat.

Benny mengistilahkan akan ada tangan-tangan yang menyampaikan pesan dan pengaruh.

"Tidak usah jauh-jauh. Ketika di BNN, terjadi upaya bagaimana agar saya bisa digusur. Untung Pimpinan kami sangat jeli dan bijak. Dan itu tidak terjadi," jelasnya.

Ia menimpali ketika ada pihak yang dianggap mengancam bisnis narkoba, maka itu akan menjadi target utama.

Baca: Sempat Banjir Kritik, Karni Ilyas Jelaskan Alasan Bahas Topik Andi Arief Terjerat Narkoba

Baca: Kapolsek: Dugaan Sementara Api Berasal dari Ruang Oven Cat Bengkel Mobil

"Mafia tidak akan menunjukan diri sebagai mafia. Tapi, dia akan gunakan perpanjangan orang-orang berwajah manis untuk mempengaruhi. Mari bersama-sama, semua komponen baik dalam regulasi di pusat dan daerah," kata dia.

Narkoba, kata dia, menjadikan susunan syaraf pusat sebagai sasaran utama. Sehingga, berdampak terhadap cara berpikir, bersikap dan bertindak tidak benar lagi.

"Karena narkoba, seorang bawahan yang ditegur atasannya akan berani menodong atasannya tanpa rasa takut dan rasa bersalah," imbuhnya. 

Baca: Kebakaran di Jalan Sumatera Hanguskan 3 Bangunan, Ini Keterangan Kapolsek Selatan

Baca: Terkait Kasus Dugaan Asusila Pekerja Asing, Pihak PT BSM Bungkam

Penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh artis, publik figur dan pejabat yang menjadi panutan fans punya dampak serius.

"Apapun hal yang keluar dari mulutnya akan jadi pegangan," tukasnya. (*)

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved