Anak Buruh Bangunan di Kuningan Raih Peringkat Terbaik Lulusan Sekolah Polwan 2019

Srikandi-srikandi muda ini akan ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia dan sebagian ada yang ditempatkan di lembaga pendidikan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bripda Risda Yuliandari merupakan Polwan yang berhasil meraih peringkat terbaik di bidang jasmani, merupakan putri pertama dari 4 bersaudara pasangan Bapak Udan Sudaryana dan ibu Ida Daningsih. Bapak Udan sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan dan bekerja serabutan. 

Anak Buruh Bangunan di Kuningan Raih Peringkat Terbaik Lulusan Sekolah Polwan 2019

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Polri melantik sejumlah 498 Srikandi Polisi wanita yang baru saja menyelesaikan sekolah polisi di Sekolah Polwan Lemdiklat Polri. Dari 500 orang yang lulus seleksi seluruh Indonesia dan masuk pendidikan 7 bulan yang lalu, 2 orang dipecat karena tidak mampu menyelesaikan pendidikan.

Srikandi-srikandi muda ini akan ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia dan sebagian ada yang ditempatkan di lembaga pendidikan untuk kaderisasi pelatih dan instruktur di sekolah-sekolah Polisi.

Mereka dilantik dengan pangkat Brigadir Polisi dua dipimpin langsung oleh Wakalemdiklat Polri, Irjen Boy Rafli Amar bertempat di Sekolah Polisi Wanita di Ciputat Jakarta. 498 Polwan muda ini adalah hasil rekruitmen Komjen Arief Sulistyanto saat menjabat sebagai Asisten Kapolri bidang sumber daya manusia yang sekarang menjadi Kalemdiklat Polri.

Baca: BREAKING NEWS - Geger Temuan Orok Bayi di Ayani Mega Mall Pontianak

Baca: Daftar Juara KBVP, Dominasi SMAN 7 Hingga SMP Kubu Kawinkan Gelar Putra Putri

Bripda Risda Yuliandari merupakan Polwan yang berhasil meraih peringkat terbaik di bidang jasmani, merupakan putri pertama dari 4 bersaudara pasangan dari Udan Sudaryana dan Ida Daningsih. Bapak Udan sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan dan bekerja serabutan.

Risda lahir di Sumedang pada 2000 silam, mengikuti seleksi Bintara Polri di Polda Jabar. Risda kecil memang sudah bercita-cita menjadi Polisi, lulusan SMA 1 Cilimus ini bercita-cita untuk bisa menjadi Perwira Polisi suatu hari nanti dan berharap untuk dapat berdinas di bidang intelejen Polri.

Berasal dari keluarga yang sangat sederhana, Bapak yang bekerja tidak pasti sebagai buruh bangunan, dan ibu yang hanya ibu rumah tangga.

“Bapak saya kadang dapat perkerjaan, kadang tidak ada sedangkan saya masih memiliki 3 adik yang masih kecil-kecil, sehingga saya harus berprestasi untuk membantu orang tua saya, membantu adik-adik saya dan saya harus bisa membanggakan keluarga saya” ujarnya, Selasa (5/3/2019).

Baca: Hasil LIDA 2019 Grup 2 Top 36, Langkah Rezha Bangka Belitung Terhenti, Nirwana Bengkulu Pukau Juri!

Baca: Rapat Istimewa Kecamatan Kayan Hilir, 22 Kades Sepakat Tandatangani Relokasi Kantor Camat

“Saya terkesan dengan pesan dan bekal Bapak Kalemdiklat agar kami semua melaksanakan tugas dengan baik sebagai pelayan masyarakat dimanapun bertugas, untuk bekerja dengan ikhlas dan penuh integritas dalam melindungi masyarakat, Kami akan terus mengembangkan diri untuk menjadi Polisi yang profesional dan modern sehingga Polri semakin dipercaya oleh masyarakat. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama bagi Polri untuk bekerja.” tukasnya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved