Sujiwo Sebut Rasionalisasi Anggaran Jadi Kunci Maksimalkan Fungsi SKPD

Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo menilai Satpol PP merupakan garda terdepan dalam melakukan penertiban

Sujiwo Sebut Rasionalisasi Anggaran Jadi Kunci Maksimalkan Fungsi SKPD
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH
Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo saat menyikapi sejumlah ASN yang terlambat apel diruang kerjanya, Senin (18/2) 

Sujiwo Sebut Rasionalisasi Anggaran Jadi Kunci Maksimalkan Fungsi SKPD

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo menilai Satpol PP merupakan garda terdepan dalam melakukan penertiban, sehingga harus dilakukan dengan rasa kemanusiaan.

Apalagi, Pol PP juga penegak perda, sehingga harus melakukan fungsinya dengan tidak arogan.

"Satpol PP ini sebenarnya banyak fungsinya, tapi karena belum dimasimalkan atau diberdayakan fungsinya, sehingga seperti kayak rutinitas saja. Pol PP saat ini diidentik menjaga pos, mendampingi dan penertiban," ujarnya

Sujiwo menambahkan, kedepanya nanti melakukan upaya-upaya preventif di satpol PP tersebut.

Baca: KY Perwakilan NTB Wacanakan Zona Bebas Korupsi Namun Terganjal Jumlah Hakim

Baca: Ultah BSI ke 31, Universitas BSI Pontianak Adakan Hibah Buku untuk Anak-anak

Baca: Kejar Keuntungan dari Hasil Dugaan Korupsi, KPK Bekukan Rekening PT Merial Esa Senilai Rp 60 Miliar

“Kuncinya tentang rasionalisasi anggaran. Kedepan agar lebih maksimal, anggaran harus kita rasionalisasi, sehingga tugas yang dikerjakan lebih maksimal," lanjutnya.

Menurutnya Satpol PP yang merupakan pengawal peraturan daerah, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Misalnya saat melakukan penertiban, satpol PP menjadi garda terdepan, tapi saya intruksikan atau himbau, dalam melakukan penertiban tersebut dilakukan secara manusiawi, terutama melakukan pendekatan-pendekatan kemanusiaan," tuturnya.

Tak hanya itu, Sujiwo menambahkan, Pol PP harus meningkatkan komunikasi dengan baik. Sehingga saat melakukan penertiban, pol PP harus melakukan tahapan-tahapan, termasuk penertiban dilakukan dengan persuasive.

"Memang kedepan ada beberaa titik yang perlu dilakukan penataan, karena kepentingan orang lebih banyak atau kepentingan umum yang kita kedepankan, misalnya jalur-jalur pasum indah dan tertata rapi. Masyarakat ramai yang menggunakan tersebut akan lebih kita berikan manfaatnya," tuturnya

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved