Beri Materi Kebangsaan di Singkawang, Mahfud MD Ajak Wujudkan Kebangsaan Melalui Toleransi

Terimalah perbedaan sebagai ajaran Islam jangan bermusuhan. Kalau ada orang beragama namun bermusuhan, maka salah dalam beragama

Beri Materi Kebangsaan di Singkawang, Mahfud MD Ajak Wujudkan Kebangsaan Melalui Toleransi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof .Dr. Mohammad Mahfud MD memberikan materi kebangsaan pada kegiatan diskusi kebangsaan yang digelar di Gedung Sun Moon, Jalan Kalimantan, Kelurahan Condong, Kecamatan Singkawang Tengah, Senin (4/3/2019). 

Beri Materi Kebangsaan di Singkawang, Mahfud MD Ajak Wujudkan Kebangsaan Melalui Toleransi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof Dr Mohammad Mahfud MD memberikan materi kebangsaan pada kegiatan diskusi kebangsaan yang digelar di Gedung Sun Moon, Jalan Kalimantan, Kelurahan Condong, Kecamatan Singkawang Tengah, Senin (4/3/2019).

Ia mengatakan sebagai orang beriman maka terimalah perbedaan sebagai ajaran Islam dan jangan bermusuhan.

“Kalau ada orang beragama namun bermusuhan, maka salah dalam beragama,” katanya.

Mahfud menjelaskan bahwa mewujudkan kebangsaan itu melalui toleransi.

Baca: KPU Kota Singkawang Periksa Surat Suara, Riko: Rusak Kita Musnahkan

Baca: VIDEO: Mahfud MD Bahas Isra Miraj Hingga Kemerdekaan Indonesia di Rumah Budaya Madura

Baca: Fakta-fakta Nurzaini Peraih Mobil Millenial Road Safety Festival: Nyaris Batal, Diumumkan Mahfud MD

Pemilu merupakan pesta demokrasi, dan tidak ada pesta yang dibuat susah, jangan sampai pesta membuat sakit perut, sesudah pemilu selesai.

Pemilu merupakan hak paling nyata dalam hal konstitusional. "Demokrasi yang menentukan jalannya pemimpin yaitu rakyat," tuturnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia ini kagum dengan Kota Singkawang yang merupakan kota tertoleran se-Indonesia.

Pengukuran nilai toleransi di Kota Singkawang sudah terbukti yang tidak format saja, melainkan terbukti secara realita toleransinya.

“Bahkan kita sampaikan bahwa di Singkawang ini bisa menjadi pengukuran daerah toleransi, sesuai yang diberlakukan di Kota Singkawang,” tuturnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved