Pilpres 2019

Rencana Pemerintah Manfaatkan Personel TNI Jadi Tenaga Guru 3T, Sandiaga Uno Minta Kaji Ulang

politisi Gerindra itu kemudian menyebutkan isu terkait wacana pengembalian posisi Angkatan bersenjata Republik Indonesia (ABRI) di tengah masyarakat

Rencana Pemerintah Manfaatkan Personel TNI Jadi Tenaga Guru 3T, Sandiaga Uno Minta Kaji Ulang
(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno di media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019). 

Rencana Pemerintah Manfaatkan Personel TNI Jadi Tenaga Guru 3T, Sandiaga Uno Minta Kaji Ulang

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Rencana Pemerintah memanfaatkan personil Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) sebagai tenaga guru di daerah Terluar, Tertinggal dan Terdepan (3T) seperti ide yang dilontarkan pejabat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), memunculkan beragam tanggapan.

Satu diantaranya dari Cawapres #02 Sandiaga Uno.

Ditemui di sela agenda deklarasi dukungan Aliansi Pencerah Indonesia (API) terhadap dirinya dan Capres Prabowo Subianto, Sandiaga mengatakan ide tersebut perlu dikaji ulang, karena berkaitan langsung dengan fungsi dan peran TNI sebagai alat pertahanan negara.

"Untuk di perbatasan? Tentunya harus perlu kaji lagi karena TNI itu ada fungsinya," ujar Sandiaga Uno di Hotel Grand Sahid, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (3/3/2019).

Baca: Terkena Cakaran Warga Saat Bersalaman, Jokowi : Sakit,Tapi Enak

Baca: Masa Depan Bangsa, Bupati Ramlana Imbau Millenial Tertib Berlalu Lintas

Kendati menilai keputusan tersebut harus dikaji ulang, namun ia merasa tidak ada masalah jika kerja sama dilakukan dalam bentuk pelatihan ketahanan terhadap para siswa.

Termasuk diantaranya terkait pelatihan 'bela negara'. "Kalau dalam kerja sama sudah sering dilakukan untuk pelatihan-pelatihan daripada ketahanan siswa itu sudah, bela negara juga sudah ada, kalau itu sih tidak jadi masalah," jelas Sandiaga.

Lebih lanjut politisi Gerindra itu kemudian menyebutkan isu terkait wacana pengembalian posisi Angkatan bersenjata Republik Indonesia (ABRI) di tengah masyarakat.

Mengacu pada wacana tersebut, ia menekankan bahwa hal itu memunculkan pro dan kontra di kalangan publik karena bisa mengembalikan dwifungsi ABRI yang sempat diberlakukan pada zaman Orde Baru (orba).

Baca: VIDEO - Ngeri, Nenek 75 Tahun Hampir Dipatok Ular Saat Tidur

Baca: Pemenang Perdana yang Beruntung Dapat Doorprize Sepeda, Ini Orangnya

"Tapi menurut saya, kemarin sempat diributkan itu bagaimana TNI kembali lagi pada posisi-posisi sipil, itu yang banyak ditentang oleh masyarakat karena itu kembali ke dwifungsi ABRI," kata Sandiaga.

Perlu diketahui, sebelumnya Kemendikbud telah menggandeng TNI AD untuk memperoleh tenaga tambahan yang difungsikan sebagai guru di daerah Terluar, Tertinggal dan Terdepan (3T). (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sandiaga Uno Minta Kaji Ulang Gagasan Mengkaryakan Tentara Sebagai Guru di Daerah 3T

Editor: Rizky Prabowo Rahino
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved