Batasi 'Gosip' di Medsos, Presiden Terapkan Pajak yang Bikin Jutaan Rakyat Setop Main Internet

Keputusan itu berdampak kepada 60 situs, termasuk di antaranya Facebook, WhatsApp, dan Twitter, serta membuat 2,5 juta orang berhenti langganan

Batasi 'Gosip' di Medsos, Presiden Terapkan Pajak yang Bikin Jutaan Rakyat Setop Main Internet
IST
Ilustrasi Internet 

Batasi 'Gosip' di Medsos, Presiden Terapkan Pajak yang Bikin Jutaan Rakyat Setop Main Internet

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAMPALA - Jutaan rakyat Uganda dilaporkan memutuskan berhenti bermain internet setelah pemerintah menerapkan pajak kepada media sosial.

Diberitakan Daily Mail Kamis (28/2/2019), pengguna media sosial bakal dikenakan pajak 200 shilling, sekitar Rp 762, per hari.

Pajak yang diberlakukan pada Juli tahun lalu itu bertujuan untuk membatasi "gosip" di mana Presiden Yoweri Museveni menyebutnya "sudah keterlaluan".

Keputusan itu berdampak kepada 60 situs, termasuk di antaranya Facebook, WhatsApp, dan Twitter, serta membuat 2,5 juta orang berhenti langganan internet.

Daily Mail memberitakan, indikasi dari menurunnya minat orang bermain internet adalah hanya 1,2 juta orang yang dilaporkan membayar pajak.

Baca: PM Malaysia Komentari Panggilan Baru Najib Razak, Mahathir Mohamad: Seorang Pencuri Dipanggil Bos

Baca: Rangkaian Millenial Road Safety Festival, Berikut Susunan Puncak Acaranya

Ketika pajak itu pertama kali diperkenalkan, banyak orang turun ke jalan dan memprotes pemerintah. Bahkan ada aktivis yang mengajukan gugatan hukum.

Sebab, pajak tersebut dianggap sebagai bentuk mengekang kebebasan berpendapat serta hak mengakses informasi melalui internet.

Kepada The Guardian, pengacara Irene Ikomu mengatakan media sosial telah menjadi sumber informasi baik berita biasa maupun politik.

"Paparan informasi yang meningkat melalui internet menyebabkan warga Uganda menjadi lebih kritis terhadap kondisi politik negara," ungkap Ikomu.

Halaman
12
Tags
internet
Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved