Permendagri18 Tentang Inovasi Daerah, Ka Balitbang Nilai dapat Mendorong Kreativitas Inovasi Daerah

Balitbang Kalbar akan berupaya melakukan penjaringan sekaligus penilaian terhadap inovasi tersebut yang dalam pelaksanaannya memerlukan koordinasi

Permendagri18 Tentang Inovasi Daerah, Ka Balitbang Nilai dapat Mendorong Kreativitas Inovasi Daerah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Kepala Balitbang Provinsi Kalbar Agatho Adan saat paparkan hasil penelitian sepanjang tahun 2018 di Kantor Balitbang Provinsi Kalimantan Barat, Jalan dr Sutomo, Kota Pontianak, Selasa (19/2/2019). 

Permendagri18 Tentang Inovasi Daerah, Ka Balitbang Nilai dapat Mendorong Kreativitas Inovasi Daerah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Balitbang Provinsi Kalbar, Agatho Adan menilai diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2017 tentang Inovasi Daerah serta Permendagri No 104 Tahun 2018 Tentang Penelitian dan Pemberian Penghargaan dan/atau Insentif Inovasi Daerah membawa angin segar bagi Badan dan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat.

Menurutnya dikeluarkan Permen tersebut akan mendorong Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota berkreatifitas menghasilkan budaya inovasi dalam penyelengaraan Pemerintahan Daerah.

"Budaya Inovasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dalam penyelenggaraan pemerintah daerah untuk memaksimalkan pelayanan prima kepada masyarakat," ujar Agatho Adan

Baca: VIDEO: Aktivitas Penyeberangan di Dermaga Tebas

Baca: Peringatan Keras! Beasiswa Pelajar SMP Yang Kendarai Sepeda Motor Terancam Dicabut

Ia memaparkan bentuk Inovasi Daerah dalam penyelengaraan Pemerintahan Daerah yang dimaksud misalnya terkait penyediaan pelayanan kepada masyarakat yang meliputi proses pelayanan publik.

Misalnya, dulu disuatu daerah tertentu dalam pengurusan dokumen kependudukan seperti KTP, KK, Akta Lahir dan dokumen lainnya dalam penyelengaraannya memerlukan waktu yang panjang sehingga dinilai cenderung kurang efektif dan efisien yang tentunya dipengaruhi berbagai faktor.

"Inovasi-inovasi hadir guna mengatasi kendala-kendala sejenis itu," imbuhnya

Dirinya mengatakan saat ini Gubenur Kalbar memiliki target dalam masa kepemipinannya berupaya untuk meningkatkan Indeks Desa Membangun (IDM) Provinsi Kalimantan Barat, oleh sebab itu dalam akselerasinya memerlukan inovasi-inovasi dari perangkat daerah termasuk dari Badan Penelitian dan Pengembangan.

"Balitbang Kalbar akan berupaya melakukan penjaringan sekaligus penilaian terhadap inovasi tersebut yang dalam pelaksanaannya memerlukan koordinasi, singkronisasi dan sinergisitas dari seluruh pemangku kepentingan mulai dari tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat," ujarnya. (dan)

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved