Kementrian LHK Launching Patroli Terpadu Hadapi Musim Kemarau di 2019

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Melalui Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan

Kementrian LHK Launching Patroli Terpadu Hadapi Musim Kemarau di 2019
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH
Kegiatan pelepasan Patdu di halaman Kantor Manggala Agni daerah operasi pontianak yang di hadiri oleh Dandim 1207/BS, Kepala BPBD Kabupaten Kubu Raya, Tim Dalkarhutla KPH Kubu Raya, Perwakilan dari Polresta Pontianak, Danramil Sungai Kakap dan Camat Rasau Jaya serta perwakilan Masyarakat Peduli Api (MPA), Jumat (1/3) 

Kementrian LHK Launching Patroli Terpadu Hadapi Musim Kemarau di 2019

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Melalui Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) wilayah Kalimantan kembali menggiatkan patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat.

Sebagai kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau di tahun 2019, patroli terpadu menjadi salah satu langkah antisipasi dalam pencegahan karhutla.

"Pada tahap awal, patroli terpadu dilaksanakan di Provinsi Kalimantan barat, oleh Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) wilayah Kalimantan. Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 01 Maret ini, pada 36 posko desa yang berada pada lokasi rawan karhutla," ujar Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Pontianak, Sahat Irawan Manik, Jumat (1/3).

Menurut Sahat Launching pelaksanaan patroli terpadu dilaksanakan serentak pada empat wilayah daerah operasional (daops) Manggala Agni KLHK Provinsi Kalimantan Barat.

Diantaranya menurut dia di Daops Pontianak, Daops Ketapang, Daops Singkawang, dan Daops Sintang.

Baca: Hermansyah Sebut Belum Ada Pendidikan Formal Advokat di Kalimantan Barat

Baca: JADWAL Lengkap Bola Pekan Ini: El Clasico Real Madrid Vs Barcelona, Derby Roma, Everton Vs Liverpool

Baca: Apresiasi Polsek Parindu Amankan Terduga Pelaku Narkotika, Indra Ajak Bahu Membahu Berantas Narkoba

"Patroli terpadu merupakan salah satu terebosan yang sudah dilakukan sejak tahun 2016 dan terbukti berhasil menekan jumlah titik hotspot dan memberikan pemahaman kepada masyarakat yang berada pada lokasi desa rawan karhutla agar melakukan pengolahan lahan secara bijak sebagai wujud upaya pencegahan yang dilakukan KLHK terhadap kejadian karhutla," katanya.

Menurut dia Patroli terpadu melibatkan TNI, POLRI, Pemerintah Daerah dan juga Masyarakat Peduli Api (MPA) yang tergabung dalam tim patroli terpadu.

Didukung juga oleh personil Brigade Dalkarhutla KPH Kubu Raya untuk berjalan bersama-sama melakukan pencegahan karhutla di tingkat tapak.

"Sinergi yang kuat antarpihak menjadi kekuatan di lapangan dalam menjaga lingkungan dari ancaman karhutla," lanjutnya.

Sahat mengatakan dalam pelaksanaan harian patroli di laksanakan beberapa aktivitas. Diantaranya menurut dia melakukan koordinasi dengan aparat desa setempat, mendatangi sasaran terpilih dan memberikan sosialisasi, penyuluhan serta membagikan brosur, leaflet, mengumpulkan informasi terkait kebakaran hutan dan lahan.

"Kami juga memetakan kondisi desa baik fisik maupun permasalahan di bidang kebakaran hutan dan lahan, memantau lingkungan dan penandaan dengan bendera melakukan pemadaman awal dan menggali potensi desa yang bisa digunakan serta dikembangkan sebagai modal sosial dan modal pemberdayaan masyarakat, mengumpulkan informasi penting dan khas tentang kondisi kerawanan dan kondisi lapangan desa tentang Karhutla, melakukan pendekatan masyarakat Yang dilakukan Manggala Agni untuk menjalin network dengan masyarakat dan melaporkan kegiatan patroli terpadu," pungkasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved