Mayat Mr X di Ruko

Temuan Mayat di Jalan Imam Bonjol, Polisi Simpulkan Penyebab Kematiannya

Kapolsek Pontianak Selatan, Kompol Anton Satriadi mengatakan, ia mendapat laporan dari warga bahwa ada penemuan mayat seorang pria berinisial TA

Temuan Mayat di Jalan Imam Bonjol, Polisi Simpulkan Penyebab Kematiannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ya'M Nurul Anshory
Tim Inafis Polresta Pontianak evakuasi temuan mayat di Jalan Imam Bonjol, Kamis (28/2/2019). 

Temuan Mayat di Jalan Imam Bonjol, Polisi Simpulkan Penyebab Kematiannya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kapolsek Pontianak Selatan, Kompol Anton Satriadi mengatakan, ia mendapat laporan dari warga bahwa ada penemuan mayat seorang pria berinisial TA (71) di sebuah ruko Nomor 374 B, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Pontianak Selatan, Kamis (28/2/2019) sekira pukul 13.30 WIB.

Mayat pria lanjut usia tersebut pertama kali ditemukan oleh saksi yang juga keponakannya bernama Edi (43) yang bermula menghubungi korban namun melalui telepon namun tidak masuk.

"Saksi kemudian berinisiatif memeriksa keadaan korban dengan mengajak Ketua RT dan polisi," ujar Kompol Anton.

Baca: KPU Sambas Buka Perekrutan KPPS

Baca: Bakal Meriah, Dirlantas Polda Kalbar: MRSF Serentak Digelar di Seluruh Polres

Baca: Sanksi Komdis PSSI untuk Bobotoh Dicabut, Suporter Persib Bandung Sudah Bisa Masuk Stadion Lagi

Kompol Anton mengatakan, pada saat mengecek dengan mengedor pintu lantai satu rumah korban dan tidak ada jawaban, kemudian saksi, ketua RT dan pihak kepolisian naik ke lantai dua dengan membuka paksa pintunya.

"Setelah pintu dapat dibuka, diketahui korban telah meninggal dunia dalam posisi terlentang di atas lantai dengan menggunakan celana dalam. Kondisi tubuh korban telah membusuk, diperkirakan telah meninggal sekitar satu bulan," tutur Kompol Anton.

Selain itu kata Kompol Anton, ditemukan juga bangkai seekor anjingdi yang telah membusuk bewarna putih ke abu-abuan, depan tangga naik menuju lantai dua.

"Kesimpulan sementara korban diketahui tinggal seorang diri dan sehari hari tidak bekerja, kemudian berdasarkan hasil pemeriksaan awal diduga meninggal dunianya korban karena sakit, sebab tidak ditemukan bekas luka atau benturan pada bagian tubuh korban," papar Kompol Anton.

Kompol Anton mengatakan mayat rencananya akan dibawa ke Yayasan Sinar Surya di Jalan Cemara, Pontianak untuk di semayamkan.

Saat di wawancara, Edi mengatakan korban mempunyai tiga orang anak dan bekerja pada sebuah kantor di Jakarta, ia juga mengaku sudah lama tidak bertemu dengan korban.

"Anaknya ada tiga orang, kerja kantor di Jakarta, sudah hampir dua tahun saya tidak ketemu sama korban ini, dia juga tidak pernah ada kabar sakit atau apa," ujar Edi pada Tribun.

Tetangga korban Ambon (62) warga Gang Rawa Indah mengaku sering melihat korban membuka pintu dan beraktivitas disekitar rumahnya.

"Biasa saya lihat ada aja dia didepan sini sore-sore, kadang melihat orang ngecat, kadang melihat orang nebas rumput, memang akhir-akhir ini tidak kelihatan saya kira dia ke Singkawang," pungkasnya.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved