Prabowo Nilai Persoalan Defisit BPJS Kesehatan Rp 20 Triliun Masalah Kecil

Prabowo Nilai Persoalan Defisit BPJS Kesehatan Masalah Kecil..........................

Prabowo Nilai Persoalan Defisit BPJS Kesehatan Rp 20 Triliun Masalah Kecil
Screenshot YouTube CNN Indonesia
Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto melakukan Pidato Kebangsaan, di Jakarta Conventon Center (PCC), Rabu (14/1/2018) malam. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan, defisit BPJS Kesehatan merupakan hal kecil.

Menurut prabowo, segala persoalan itu muncul karena pengelolaan negara yang tidak baik.

"Kalau saudara-saudara mengatakan defisit BPJS, kalau tidak salah Rp 20 triliun. Kalau saya mengatakan Rp 20 triliun, kalau saya memimpin pemerintahan saya anggap itu masalah kecil," ujar Prabowo saat memberikan pidato sambutan di acara dialog silaturahim bersama komunitas kesehatan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019) dilansir Kompas.com.

Baca: Efek Gempa Hari Ini di Solok Selatan Sumatera Barat, 48 Korban Luka & 343 Rumah Rusak

Baca: BREAKING NEWS - Warga Jalan Imam Bonjol Heboh Temuan Mayat Mr X Dalam Ruko

Prabowo mengaku sering mendapat masukan dan laporan terkait sejumlah persoalan di bidang kesehatan.

Beberapa persoalan tersebut antara lain defisit BPJS Kesehatan, pelayanan kesehatan berkualitas yang tidak dirasakan oleh masyarakat miskin, dan beban hidup para dokter serta perawat.

Menurut prabowo, segala persoalan itu muncul karena pengelolaan negara yang tidak baik.

Sehingga, keuntungan pengelolaan kekayaan alam nasional tidak tinggal dalam negeri dan tidak dirasakan oleh masyarakat.

"Inti masalah Indonesia adalah bahwa kekayaan Indonesia tidak tinggal di Indonesia. Ini masalahnya," kata Prabowo.

Baca: Genjot Ekspor Ikan Melalui Bandara Pontianak, Bea Cukai Soroti Ekspor Ikan Arwana Melalui Jakarta

Baca: Efek Gempa Hari Ini di Solok Selatan Sumatera Barat, 48 Korban Luka & 343 Rumah Rusak

Selain itu, lanjut Prabowo, kebocoran anggaran juga menjadi salah satu masalah di Indonesia. Ia menyebut kebocoran anggaran mencapai Rp 1.000 triliun.

"Saya perhitungkan kebocoran (anggaran) bangsa Indonesia setiap tahun adalah 1000 triliun lebih. Saya ada datanya. Ini fakta," ucap Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Acara dialog komunitas kesehatan tersebut dihadiri oleh ratusan tenaga kesehatan yang berasal dari berbagai organisasi profesi.

Sejumlah organisasi profesi yang hadir yakni, Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia dan Ikatan Tenaga Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia.

Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved