Komit Kampanye Damai, Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Andalkan Dialogis

Kalau kami di caleg dan paslon 02 lebih menekankan dialogis, kita tidak ada pengarahan massa, tidak ada yang pemberian paket-paket barang

Komit Kampanye Damai, Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Andalkan Dialogis
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Sandi di Kalbar, Suriansyah saat menyampaikan kata sambutannya dalam acara pengukuhan serta pengarahan oleh Ketua badan pemenangan nasional Prabowo-Sandi,Djoko Santoso di gedung Pontianak Convention Centre (PCC), Senin (21/1/2019). 

Komit Kampanye Damai, Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Andalkan Dialogis

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kalbar, Suriansyah menegaskan komitmennya untuk kampanye damai dalam pemilu 2019.

Suriansyah juga menerangkan jika pihaknya lebih menekankan untuk melakukan kampanye secara dialogis.

"Kalau kami di caleg dan paslon 02 lebih menekankan dialogis, kita tidak ada pengarahan massa, tidak ada yang pemberian paket-paket barang, kalau saya sendiri secara pribadi, setiap hari jumat, sabtu minggu turun ke lapangan dalam rangka dialog karena biasa lebih mengikat sebab kalau yang pemberian, jika ada yang memberi lebih besar maka masyarakat akan berubah," ungkapnya, Kamis (28/02/2019).

Wakil Ketua DPRD Kalbar ini pun memastikan tidak ada arahan dari BPN untuk pembagian sembako dan sejenisnya.

"Tidak ada perintah untuk pembagian sembako, justru dari 02 tidak ada APK dari pusat, masing-masing caleg berinisiatif untuk membuat," bebernya.

Baca: Sekda Singkawang Buka Sosialisasi Mekanisme Pelaporan Aksi HAM dan Kriteria Kota Peduli HAM

Baca: Yuk Ikut Tes Sederhana Ini! Temukan Dari 17 Gambar ini, Mana Logo Yang Benar atau Palsu?

Baca: Disdukcapil Landak Jemput Bola Pembuatan KK dan KTP Elektronik

Ketua DPD Gerindra Kalbar ini juga menerangkan, jika pihaknya akan bersaing secara sehat dan akan fair dengan hasil pemilu nantinya.

"Kita sangat menekankan kampanye damai, dari awal kita diberikan arahan bahwa apapun yang terjadi selesai sampai pemilu, habis itu harus fair siapa yang menang dia harus diakui asal menangnya secara jujur dan terbuka," terangnya.

Lebih lanjut, legislator asal Kalbar ini pun membeberkan, jika pihaknya masih membahas terkait usaha menghadirkan Prabowo Subianto ke Kalbar.

"Baru akan dibahas besok dalam rapat di DPP (kehadiran Prabowo, red), tapi yang sementara ini ada, di Sintang tanggal 19 Maret menghadirkan Pak Hashim Djojohadikusumo. Besok saya rapat di DPP, setelah itu baru tau kita (kehadiran Pak Prabowo, red)," pungkasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved