Dua Karyawati di Ketapang Laporkan Pekerja Asing Diduga Lakukan Asusila

Dua karyawati PT BSM New Material yang masing-masing berinisial SZ (42) dan KA (29), melaporkan atasannya, berinisial LT, seorang TKA

Dua Karyawati di Ketapang Laporkan Pekerja Asing Diduga Lakukan Asusila
TRIBUN/IST
BUKTI LAPORAN - Penasehat hukum, Darius Ivo menunjukkan bukti laporan atas kasus dugaan asusila yang dilakukan seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) berinisial LT, belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Dua karyawati PT BSM New Material yang masing-masing berinisial SZ (42) dan KA (29), melaporkan atasannya, berinisial LT, seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) yang menjabat sebagai Manajer Divisi V, ke Mapolres Ketapang, Minggu (24/2/2019).

Keduanya mengaku menjadi korban kasus asusila oleh atasannya tersebut, pada Sabtu (23/2/2019) sekitar pukul 20.30 WIB.

Penasehat Hukum kedua karyawati, Darius Ivo menjelaskan bahwa kejadian dugaan tindak pidana asusila tersebut, terjadi pada saat jam kerja.

“Kejadiannya itu terjadi pada shift malam, ketika kedua klien saya bersama karyawan lainnya sedang bekerja,” ungkap Ivo

Baca: Jumlah SMP di Kabupaten Ketapang

Terlapor dikatakan, tiba-tiba datang dan melakukan aksi yang diduga tak senonoh. “Datang, kemudian merangkul dan memeluk serta memaksa hendak mencium klien saya," ungkap Ivo, Rabu (27/2/2019).

Informasi dari kedua kliennya, jika kejadian tersebut juga disaksikan beberapa karyawan lainnya yang juga sedang bekerja di dalam gudang. "Saat kejadian, klien saya sempat melakukan perlawanan dengan cara menolak pelaku dan berteriak," imbuh Ivo.

"Akibat kejadian itu, kedua klien saya merasa takut dan trauma. Makanya, akhirnya kejadian dugaan tindak pidana asusila ini kami laporkan ke Mapolres Ketapang," tegasnya.

Menurut Ivo, kedua kliennya sudah dilakukan pemeriksaan klarifikasi terkait pengaduannya. Untuk itu, ia berharap pengaduan saat masih proses klarifikasi ini bisa ditingkatkan menjadi laporan sehingga terduga bisa langsung diproses dan diperiksa lebih lanjut.

"Kita minta terduga segera diamankan dan diperiksa oleh Polres. Kita khawatir, karena dia itu tenaga asing, takutnya dia pergi kemudian malah bikin ribet proses penegakan hukum dalam kasus ini," sebut Ivo.

Baca: Ini Jumlah Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Ketapang 

Ivo berharap, agar kasus ini dapat ditindak agar kedua kliennya mendapatkan keadilan. Apalagi, keduanya adalah seorang istri dan ibu dari suami dan anak-anaknya yang harus menanggung malu akibat perlakukan terduga yang tidak seharusnya dilakukan.

"Kami sudah cek ke perusahaan dan sesuai pengakuan HRD PT BSM, kalau terduga... memang benar seorang pekerja di perusahaannya," pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto menyatakan bahwa pihaknya memang telah menerima pengaduan terkait persoalan yang dialami dua karyawati PT BSM.

"Pengaduannya sudah kita terima sekitar dua hari yang lalu, dan akan kita tindak lanjuti," sebut Eko.

Eko menjelaskan, bahwa pihaknya akan terlebih dahulu melakukan klarifikasi terhadap para saksi-saksi dalam persoalan tersebut. "Ya nanti termasuk meminta klarifikasi dari terduga," terang Eko.

Terpisah, pihak PT BSM New Material belum dapat dikonfirmasi terkait laporan dua karyawatinya yang diduga menjadi korban tindak pidana asusila yang dilakukan oleh seorang manajer Divisi yang juga seorang pekerja TKA.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: haryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved