Rektor IKIP PGRI Pontianak Katakan Jika Ada Kasus Pungli Tidak Bisa Ditolerin Lagi

Rektor IKIP PGRI Pontianak, Rustam katakan untuk kasus pungli tidak bisa ditolerin. Selama ada pungutan liar di luar

Rektor IKIP PGRI Pontianak Katakan Jika Ada Kasus Pungli Tidak Bisa Ditolerin Lagi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Rektor IKIP PGRI Pontianak, Rustam menyampaikan kata sambutannya pada Seminar hasil penelitian dan pengabdian APBS IKIP PGRI Pontianak tahun 2018 dan peanugerahan dosen berprestasi untuk kinerja tahun 2017 di rektorat IKIP PGRI,Pontianak, Jalan Ampera, Rabu (19/12/2018). TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Rektor IKIP PGRI Pontianak Katakan Jika Ada Kasus Pungli Tidak Bisa Ditolerin Lagi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Rektor IKIP PGRI Pontianak, Rustam katakan untuk kasus pungli tidak bisa ditolerin. Selama ada pungutan liar di luar dari ketentuan kelembagaan tidak diketahui oleh pejabat yang berwenang akan diberikan tindakan tegas.

Rustam mengatakan sementara ini untuk di IKIP PGRI Pontianak, jika ada yang ketahuan akan diberlakukan pemecatan kepada oknum yang melalukan pungli.

Rustam menanggapi terkait rencana Satgas Saber Pungli yang hendak merambah ke dunia kampus.

Baca: MTS Negeri 1 Landak Menjadi Satker Terbaik Dalam Pelaksanaan Anggaran 2018

Baca: Benarkah Pakai Pantyliner Setiap Hari Bahaya untuk Kesehatan?

Baca: VIDEO: Penasaran Film Lawar Made In Mempawah, Ini Trailernya

"Dari mana dulu satgasnya apa dari kejaksaan yang berwenang . saya rasa di Internal apalagi kampus swasta. Hal seperti itu diserahkan kepada majelis kode etik ataupun diserahkan kepada unsur pimpinan," ujar Rustam, selasa (26/2/2019).

Jika dari mahasiswanya juga yang memberikan sejumlah uang kepada oknum untuk memperlancar proses akademik dengan jalur ilegal akan di proses berupa skorsing sampailah berupa Drop out.

Untuk dosennya sendiri, jika ada bukti akan di proses, dan akan dilakukan pemecatan.

IKIP PGRI Pontianak akan berlaku tegas ubtuk menegakkan undang-undang yang mengatur hal demikian. Apa lagi lembaga pendidikan LPTK yang akan menciptakan mahasiswa menjadi calon guru.

"Yang terpenting bagi kami adalah dari ujung kaki sampai ujung rambut mereka adalah calon guru. segala sesuatu penuh dengan pembelajaran, kalau ada oknum seperti itu untuk apa jadi guru," ujar Rustam.

Rustam mengatakan untuk di Kalbar sendiri pernah ditemukan kasus pungli tersebut.

Baca: Sering Keluar Masuk Toko Bawa Tas Ransel, Ternyata Pria Ini Maling

Baca: Prediksi Indonesia Vs Thailand Final AFF U 22, Siaran Langsung Timnas U-22 Live RCTI Jam 18.30 WIB

Baca: Kembangkan Kawasan Eduwisata Berbasis Digital, Rosmaya: Pembayaran Tiket Masuk Gunakan QR

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved