Lapas Kelebihan Tahanan

BREAKING NEWS - Lapas di Kalbar Over Kapasitas Sampai 2.930 Warga Binaan

Saat ini memang sedang terjadi over kapasitas atau kelebihan muatan dari Lapas dan Rutan yang ada

BREAKING NEWS - Lapas di Kalbar Over Kapasitas Sampai 2.930 Warga Binaan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
Kepala Kanwil Kemenkumham Kalbar Rochadi Iman Santoso melakukan sidak ke Rutan dan Lapas Pontianak, beberapa waktu lalu 

BREAKING NEWS - Lapas di Kalbar Over Kapasitas Sampai 2.930 Warga Binaan  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penjara di Kalimantan Barat alami over kapasitas yang sangar luar biasa.

Berdasarkan data yang ada di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalbar, bahwa saat ini kapasitas penjara yang ada ada di Kalbar 2.379 orang.

Sedangkan jumlah tahanan dan narapidana yang ada saat ini berjumlah, 5.309 orang.

Menurut Kabid Pembinaan, Bimbingan Pemasyarakatan, Pengentasan Anak, Informasi dan Komunikasi Kanwil Kemenkumhan Kalbar, Eka Jaka Riswanta terjadi over kapasitas 123 persen atau 2.930 orang.

Baca: BREAKING NEWS - Kompor Gas Meledak Bakar Satu Keluarga, Bocah 2 Tahun, Kakak, dan Ibunya Jadi Korban

Baca: 4 Model Rambut untuk Anda Yang Punya Rambut Tipis, Jangan Salah Pilih Gaya Rambut!

Baca: 34 Orang Ikut Seleksi PPPK di Kabupaten Sanggau

Baca: Wisatawan Tiongkok Tertinggi Kunjungi Bali, 463.285 Turis Pada Januari 2019 Datang ke Pulau Dewata

Dari jumlah tersebut, terdapat 328 orang tahanan dan Napi perempuan.

"Saat ini memang sedang terjadi over kapasitas atau kelebihan muatan dari Lapas dan Rutan yang ada," ucap Eka Jaka Riswanta saat diwawancarai, Selasa (26/2/2019).

Untuk mengatasi kekurangan tersebut, saat ini pihaknya sudah membuat Lapas Pemberdayaan Perempuan (LPP) yang berada di Pal 13 Sungai Kakap, Kubu Raya.

Dengan harapan, apabila itu difungsikan dapat menampung over kapasitas yang ada saat ini. (*)

Penulis: Syahroni
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved