Pemkab Kayong Utara Wacanakan Pembangunan Mall Literasi

Plt Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kayong Utara, Ismail menyebut pihaknya sudah mewacanakan pembangunan

Pemkab Kayong Utara Wacanakan Pembangunan Mall Literasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Perpustakaan di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kayong Utara, Sukadana 

Pemkab Kayong Utara Wacanakan Pembangunan Mall Literasi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Plt Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kayong Utara, Ismail menyebut pihaknya sudah mewacanakan pembangunan perpustakaan daerah di Sukadana.

Perpustakaan daerah yang akan diberi nama Mall Literasi itu akan dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Perpustakaan Nasional.

Kata Ismail, saat ini pihaknya tengah melengkapi segala persyaratan yang diperlukan.

Baca: Fotografer Prancis Tuding BTS Plagiat Karyanya, Big Hit Akhirnya Angkat Suara

Baca: Berkunjung ke Ponpen Sunan Drajat, Prabowo: Tampang Kalian Ini Ya Uangnya Terbatas?

Baca: Honor KPPS Rp500-550 Ribu, Umi: Baik Juga Kalau KPU Masih Bisa Naikkan

"Kemungkinan Maret ini selesai lah kita melengkapi persyaratan-persyaratannya, kemudian nanti baru akan kita ajukan ke pusat (Perpustakaan Nasional)," kata Ismail di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kayong Utara, Sukadana, Senin (25/2/2019).

Ismail mengungkapkan, luas gedung Mall Literasi yang direncanakan sekitar 300 m².

Mall Literasi akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, seperti ruang baca, ruang laktasi, ruang koleksi, dan beberapa fasilitas pendukung lain.

Menurut Ismail, Mall Literasi rencananya akan dibangun di Jalan Batu Daya I, tepatnya di dekat Kantor Satuan Polisi Pamong Praja.

Keberadaan Mall Literasi diharapkan dapat meningkatkan budaya membaca masyarakat.

"Kalau untuk sekarang ini kan perpustakaan kita ini letaknya masih kurang strategis, di belakang kantor-kantor dinas yang lain, sehingga untuk menarik pemustaka, maka muncul lah inisiatif untuk membuat Mall Literasi ini di tempat yang lebih strategis," jelas Ismail.

Kendati demikian, Ismail menyatakan belum dapat memastikan kapan tepatnya pembangunan Mall Literasi mulai direalisasikan.

Sebab, hal tersebut sangat bergantung pada pihak Perpustakaan Nasional sebagai pengucur dana.

Adapun, biaya pembangunan Mall Literasi berkisar antara Rp 10-15 miliar.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved