Pameran "Bermuda" di Singkawang Pamerkan Karya Foto Dokumenter Rumah Hakka

Pameran "Bermuda" di Singkawang Pamerkan Karya Foto Dokumenter Rumah Hakka...........

Pameran
ISTIMEWA
Karya Foto Dokumenter Rumah Hakka di Pameran "Bermuda" Singkawang 

Rama memilih Provinsi Fujian yang merupakan daerah pusat pembentukan orang Hakka sehingga mendapat julukan sebagai Tanah Leluhur Orang Hakka.

Orang-orang Hakka dalam bahasa mandarin: 客家人Kèjiā ren, adalah Suku Han China yang berbicara dalam bahasa Hakka, tersebar di provinsi GuangZhou, JiangXi, dan Fujian.

Kini orang Hakka tersebar di seluruh dunia.

Dari perjalanan Rama di Indonesia, ia menemukan orang-orang Hakka tersebar di Aceh, Bangka-Belitung, Jawa, serta Kalimantan Barat, termasuk di Singkawang.

Khusus di Singkawang, sepak terjang orang Hakka tidak hanya berurusan dengan ekonomi tapi juga dalam hal sosial, budaya, dan politik.

"Keterlibatan Rama dalam pameran seni rupa kontemporer bertajuk Bermuda di Singkawang, menjadi hal yang menarik untuk dicermati. Foto-fotonya bicara tentang rumah yang penuh filosofi," ungkap Frino Bariarcianur, kurator pameran.

Lebih lanjut Frino mengatakan foto "Tulou" karya Rama bisa menjadi referensi orang Hakka Singkawang yang belum sempat ke tanah leluhur untuk melihat arsitektur orang Hakka.

Tidak hanya itu, lewat karya dokumenter, Rama sedang mengajak publik untuk merefleksikan tentang keberadaan rumah yang kita diami.

"Apakah rumah hanya sebatas tempat tinggal, penangkal hujan dan panas, dan atau pelindung dari serangan dari luar? Rumah lebih dari itu. Rumah tidak hanya sebatas benda, tapi juga sesuatu yang tidak tampak seperti perasaan atau gagasan yang tak terpisahkan dalam setiap perjalanan manusia di muka bumi ini. Kita ingin selalu masuk dan berdiam diri di dalamnya," ujar Frino.

"Tentu saja rumah "Tulou" tidak ditemukan di Singkawang. Laiknya sebuah kebudayaan, serta sejarah panjang perjalanan orang Hakka yang berpindah-pindah, maka bentuk rumah mengikuti lingkungan dan zaman. Foto karya Rama bisa jadi referensi melihat perkembangan arsitektur orang Hakka," lanjutnya.

Halaman
123
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved