Honor KPPS Rp500-550 Ribu, Umi: Baik Juga Kalau KPU Masih Bisa Naikkan

Presedium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kalbar, Umi Rifdiawaty menerangkan, tidak ada salahnya jika KPU menaikkan honor dari KPPS

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HAMDAN DARSANI
Presidium JaDI Kalbar Umi Rifdiyawati 

Honor KPPS Rp500-550 Ribu, Umi: Baik Juga Kalau KPU Masih Bisa Naikkan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Presedium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kalbar, Umi Rifdiawaty menerangkan, tidak ada salahnya jika KPU menaikkan honor dari KPPS mengingat beban kerja di Pemilu 2019 menghitung lima surat suara.

Walaupun memang, diakuinya jika menjadi KPPS merupakan satu diantara bentuk dari pengabdian pada negara.

"KPPS ni sesungguhnya bekerja pada hari pemungutan suara. Tugasnya sangat penting karena dari proses tahapan pemilu yang panjang ditentukan pada hari pemungutan dan penghitungan suara, dan tahapan ini dikelola dan berada ditangan KPPS. Memang kesannya KPPS bekerja hanya satu hari tetapi beban tugas dan tanggung jawabnya sangat besar," kata Umi, Senin (25/02/2019).

Baca: Tips dan Trik Belajar Bahasa Inggris Ala Rizka Suhani

Baca: Rizka Suhani Berbagi Kisah Saat Mengikuti Pertukaran Pemuda ke Australia

Baca: Canangkan Zona Integritas, Tumpal Sagala Sebut Awal 2019 Tangani 3 Kasus Korupsi

Terkait besaran honorarium KPPS di kisaran Rp. 500-550 ribu rupiah menurutnya, tidak ada yang salah jika masih bisa dinaikkan ataupun ditambah.

Pasalnya, dengan pertimbangan ketika Pilkada dengan satu jenis surat suara honor KPPS dikisaran angka Rp. 500-550 ribu, sedangkan pemilu serentak dengan lima jenis surat suara.

"Baik juga kalau KPU masih bisa menaikkan honor KPPS ya dinaikkan lagi dengan mempertimbangkan jumlah surat suara yang akan dihitung disertai beban kerja administrasinya, paling tidak ada pembedanyalah," terangnya.

Tetapi jika sudah tidak bisa lagi dinaikkan jumlahnya, kata mantan Komisioner KPU Kalbar ini, umumnua KPU juga menyediakan pos lain selain honorarium dalam anggaran KPPS.

"Poin yang ingin saya sampaikan menjadi anggota KPPS adalah pengabdian kepada negara lima tahun sekali, tentu ada rasa bangga bisa terlibat dalam pesta demokrasi lima tahunan ini," tukasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved