Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini, Stella Maris School Gelar Program Stemapreneur

Kegiatannya itu untuk melatih tentang kepedulian anak, rasa ingin tahu anak, kemandirian anak, dan juga menghargai hasil karya orang lain

Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini, Stella Maris School Gelar Program Stemapreneur
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri
Kepala Sekolah Stella Maris School Pontianak, Erma Susanti. 

Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini, Stella Maris School Gelar Program Stemapreneur 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK- Kepala Sekolah Stella Maris School Erma Susanti mengatakan acara Stemapreneur Day salah satu cara untuk membantu anak-anak menumbuhkan jiwa entrepreneurship sejak dini di Stella Maris School Pontianak.

Erma mengatakan pihak guru tidak memberi tahu secara langsung pengertian tentang Entrepreneurship, tetapi melalui kegiatan harian yang sudah disiapkan sebelumnya untuk diberikan kepada anak-anak.

"Kegiatannya itu untuk melatih tentang kepedulian anak, rasa ingin tahu anak, kemandirian anak, dan juga menghargai hasil karya orang lain," ujar Erma usai menggelar acara bertemakan Stemapreneur Day bersama siswa dan orang tua siswa di Stella Maris School, sabtu (24/2/19).

Baca: BREAKING NEWS - 7 Terpidana Mati Berisiko Tinggi Asal Kalbar Dipindahkan ke Nusakambangan

Baca: VIDEO: Pantai Pulau Datok Ramai Dikunjungi di Akhir Pekan

Baca: VIDEO: Live Streaming dan Hasil Indonesia Vs Vietnam Timnas U-22, Semifinal Piala AFF U 22 Live RCTI

Guru sudah siapkan anak-anak di keseharian dalam pembelajaran yang ada disekolah Stella Maris Pontianak.

Untuk semua kegiatan tersebut sudah di tanamkan dikeseharian. Jadi tidak hanya pada saat mengadakan acara, tapi setiap hari melakukannya.

"Kami berharap apa yang anak dapat sekarang jadi dasar anak-anak yang dilakukan tiap hari maka akan bertumbuh dan menjadi watak," ujar Erma.

Kalau sudah menjadi watak dimanapun mereka berada itu akan terlihat.

Perubahan tindakan dari anak sendiri dari awal sudah sangat terlihat yang awalnya main tidak mau merapikan, dan sekarang sudah mulai bisa merapikan. Dari tidak rapi dalam barisan sekarang sudah bisa berbaris rapi.

"Keseharian yang sederhana, dan kami ingin siapkan life skill anak. Jadi yang dilakukan tiap hari adalah hal-hal yang berkaitan dengan keseharian oleh anak-anak," imbuh Erma.

Kalau dari Stella Maris School Pontianak sendiri berharap 4 karakter Stemapreneur bisa diterapkan sejak dini mulai dari kemadirian, kepeduliaan, menghargai hasil orang lain dan juga rasa ingin tahu.

"Hal itu sudah kami ajarkan sejak dini yang nantinya menjadi bekal mereka untuk jenjang selanjutnya," ujar Erma.

Guru adalah sebagai fasilitator, dan juga role model anak. Jadi apapun yang dilakukan guru bisa dilihat anak-anak yang nantinya bisa tiru.

"Apa yang kami lakukan ini sudah dipersiapkan dan dilakukan ditraining yang namanya indaction training itu adalah culture yang dimiliki stella Maris yang akan membetuk karakter guru supaya apa yang didapat bisa ditularkan ke anak," ujar Erma.

"Saya selaku kepala sekolah berharap mitra dari orang tua untuk mempersiapkan putra dan putrinya menjadi lebih baik melalui karakter yang ada di Stella Maris School," tutup Erma.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved