JaDI Dorong KPU Masif Sosialisasikan Pemilu 2019, Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Dalam waktu yang kurang lebih dua bulan ini KPU harus bekerja keras menggunakan segala potensi yang dimiliki

JaDI Dorong KPU Masif Sosialisasikan Pemilu 2019, Tingkatkan Partisipasi Pemilih
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Ketua KPU Kalbar, Umi Rifdiawaty 

JaDI Dorong KPU Masif Sosialisasikan Pemilu, Tingkatkan Partisipasi Pemilih

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Provinsi Kalbar Umi Rifdiawaty mendorong agar KPU menggunakan semua potensi dan sosialisasi Pemilu 2019 secara masif.

Pasalnya, agar target partisipasi masyarakat sebesar 77,5 persen pada pemilu dapat tercapai.

Walaupun memang, diakuinya hal tersebut pula tentu menjadi tantangan bagi penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU, untuk melaksanakan sosialisasi secara massif terkait hari pemungutan suara pemilu tanggal 17 April 2019 kepada masyarakat.

"Dalam waktu yang kurang lebih dua bulan ini KPU harus bekerja keras menggunakan segala potensi yang dimiliki, untuk sosialisasi lebih massif baik menggunakan media dengan saluran udara, darat dan tentu media sosial," kata Umi, Minggu (24/02/2019).

Baca: Singgung Cara Kampanye Kubu Prabowo, Sutarmidji: Gimana, Doa Jak Ngancam Allah, Bace Tu Doenye

Baca: Ketua TKD Jokowi Hildi Pastikan Deklarasi Kepala Daerah di Kalbar Tak Langgar Aturan

Baca: Kiai, Ulama, Santri dan Santriwati Deklarasi Dukung Jokowi-Maruf Amin, Hildi Optimis 01 Menang 68%

Menurut Umi, partisipatif masyarakat mesti ditingkat mengingat hak politik yang akan diberikan masyarakat pada Pemilu 2019 akan berdampak pada proses pembangunan.

Sehingga, lanjutnya, sangat penting mengedukasi masyarakat untuk memilih calon pemimpinnya.

"Segala upaya harus dilakukan agar pemilih tahu kapan hari pencoblosan, sehingga masyarakat ramai-ramai datang ke TPS pada hari pemungutan suara, dan para pemimpin yang terpilih nanti mempunyai legitimasi yang kuat dari masyarakat," harapnya.

Selain itu, ia juga mendorong agar KPU di setiap tingkatan harus bahu-membahu. Termasuk mengoptimalkan peran relawan yang sudah dibentuk.

"Relawan relawan demokrasi yang sudah direkrut oleh KPU juga harus ikut membantu mensosialisasikan hari pemungutan suara kepada masyarakat. Ini tugas KPU di daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat khususnya KPU Kabupaten/Kota, mereka juga harus punya cara yg kreatif dalam menyampaikan informasi terkait hari pemungutan suara," tukasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved