Bawaslu Kalbar Terima 16 Laporan Sengketa Pemilu

“Dua laporan yang tidak diterima tersebut, karena batas waktunya sudah lewat, padahal hukum acara kita

Bawaslu Kalbar Terima 16 Laporan Sengketa Pemilu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Anggota Bawaslu Provinsi Kalbar, Hawad Sriyanto saat menghadiri kegiatan rapat koordinasi penyelesaian sengketa dalam rangka pemilu tahun 2019 di Hotel Dangau, Jalan Ahmad Yani, Jumat (22/2/2019). 

Bawaslu Kalbar Terima 16 Laporan Sengketa Pemilu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Anggota Bawaslu Provinsi Kalbar, Hawad Sriyanto mengungkapkan dari 18 laporan yang masuk hanya dua laporan yang tidak diterima karena permohonannya sudah kedaluwarsa.

“Dua laporan yang tidak diterima tersebut, karena batas waktunya sudah lewat, padahal hukum acara kita telah ditetapkan bahwa sejak tiga hari kerja sudah diajukan permohonannya,” katanya, Minggu (24/2/2019).

Baca: BREAKING NEWS - Seorang TKI Asal Mempawah Meninggal di Mukah Malaysia

Baca: Daftar Pemain Persija Jakarta di Piala AFC 2019: Tak Ada Nama 5 Pemain Asing Termasuk Marko Simic

Baca: BREAKING NEWS - Hilang di Sungai Sejak Jumat, Marman Ditemukan Tak Bernyawa

Dengan demikian laporan yang dapat diterima dan diregister sebanyak 16 laporan.

Semuanya sudah putusan dan mengikat, sementara sepuluh laporan di antaranya bersifat ajudifikasi.

“Sampai saat ini belum ada pemohon atau termohon dari putusan Bawaslu yang mengajukan upaya hukum lain di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),” tuturnya

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved