Wanita Yang Sering Bangun Pagi Miliki Risiko Depresi Lebih Kecil Dari Wanita Suka Bangun Siang

Wanita Yang Sering Bangun Pagi Miliki Risiko Depresi Lebih Kecil Dari Wanita Suka Bangun Siang

Wanita Yang Sering Bangun Pagi Miliki Risiko Depresi Lebih Kecil Dari Wanita Suka Bangun Siang
KOLASETRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Wanita Yang Sering Bangun Pagi Miliki Risiko Depresi Lebih Kecil Dari Wanita Suka Bangun Siang 

 Chronotype adalah bagian dari jam biologis tubuh pada manusia. 

Chronotype seseorang bisa dilihat tipenya, kapan organ tubuh seseorang cenderung aktif bekerja dan kapan jam tidur orang tersebut sehari-hari.

Pada penelitian ini, ada dua chronotype yang digunakan.

Pertama yaitu wanita yang tidurnya cepat, lalu pagi dan siang harinya beraktivitas.

Yang kedua adalah mereka yang sering begadang, yaitu wanita yang masih terjaga di tengah malam dan  siang.

Menurut dr. Céline Vetter, direktur Circadian and Sleep Epidemiology Laboratory (CASEL), ada hubungan sederhana antara chronotype dan risiko depresi.

Para peneliti melihat adanya risiko tersebut dari data kuesioner dari 32.470 peserta wanita dengan rata-rata usia 55 tahun.

Pada kuesioner pertama di tahun 2009, semua peserta ditemukan tidak ada yang mengalami depresi.

Saat ditanya tentang bagaimana pola tidur mereka, 37 persen menjelaskan bahwa mereka suka bangun pagi.

Lalu, 53 persennya lagi mengaku bahwa mereka berada di tengah-tengah, yaitu kadang bangun pagi dan kadang bangun telat karena malam harinya masih terjaga.

Halaman
1234
Penulis: Mirna Tribun
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved