Cap Go Meh

Tutup Perayaan Cap Go Me, Bupati Rupinus Ajak Masyarakat Jaga Kebersamaan

Perayaan imlek 2570 dan cap go me 2019 bersama masyarakat dan Pemkab Sekadau berlangsung meriah.

Tutup Perayaan Cap Go Me, Bupati Rupinus Ajak Masyarakat Jaga Kebersamaan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sekadau Rupinus beserta istri berfoto bersama dengan juara keke meme 2019 pada penutupan Cap Go Me di Betang Youth Centre, Selasa (19/2) malam. 

Tutup Perayaan Cap Go Me, Bupati Rupinus Ajak Masyarakat Jaga Kebersamaan

Citizen Reporter
Humas Pemkab Sekadau
Yusak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Perayaan imlek 2570 dan cap go me 2019 bersama masyarakat dan Pemkab Sekadau berlangsung meriah.

Ribuan masyarakat dari berbagai etnis membaur dan begitu antusias memadati Halaman Betang Youth Center, Jalan Panglima Naga, Kecamatan Sekadau Hilir, Selasa (19/2) malam.

Bupati Sekadau, Rupinus mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut hingga terlaksana dengan baik dan meriah. Ia berharap, kecamatan-kecamatan lain bisa menyusul kegiatan yang sama, seperti imlek bersama.

“Kalau di Sekadau, kotanya atau di Sungai Ayak itu sudah setiap tahun dilaksanakan. Beberapa waktu lalu, saya menghadiri pelarayaan imlek bersama di Rawak untuk pertama. Mudah-mudahan kecamatan lain bisa menyusul kegiatan yang sama,” ujarnya.

Baca: Inter Milan Vs Rapid Wina, Liga Eropa: Tanpa Icardi dan Keita, Spalleti Andalkan Lautaro Martinez

Baca: Tak Ingin Ada Suara yang Tercecer, Jokowi Siapkan 2 Juta Saksi untuk TPS

Baca: ‎Pekerjaan SUTM, PLN Harus Kembali Padamkan Listrik di Kawasan Pontianak Kota

Menurut Rupinus, kegiatan tersebutmemiliki banyak nilai-nilai silaturahmi dan kebersamaan. Apalagi, kata dia, sesuai tema kegiatan yaitu merajut kebhinnekaan dan perkokoh persatuan.

“Sebenarnya momentnya itu sama, seperti lebaran natal dan perayaan agama lainnya. Makna yang terkandung, tersirat dan tersurat itu sama, yaitu silaturahmi. Mari jaga kebersamaan Sekadau agar bisa seperti ini,” ucap Rupinus.

Rupinus mengatakan, pemerintah daerah telah menyerahkan kunci satu unit ambulans kepada Yayasan Bhakti Luhur Sekadau. Ia berharap, bantuan satu unit ambulans itu bisa bermanfaat untuk kepentingan kemanusiaan.

“Untuk umat islam juga sudah ada bantuan ambulans, katolik kristen sudah ada. Sekarang untuk masyarakat tionghoa juga sudah ada,” ungkapnya.

Sementara itu, Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Sekadau, Sugianto mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Secara khusus, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sekadau yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Rangkaian kegiatan ini ada perlombaan seperti badminton, pemilihan koko cece. Ini bertujuan agar anak-anak bisa mengekspresikan kemampuannya didepan umum. Selain itu sebagai sarana unuk mencari bibit-bibit berbakat sebagai generasi penerus,” jelasnya.

Ia pun berharap, kegiatan tersebut bisa dilaksanakan setiap tahunnya. Tentu, kata Sugianto, hal itu perlu dukungan semua pihak. Dikatakannya, perayaan imlek memiliki makna lebih kepada silaturahmi dan mempererat persaudaraan dan saling berbagi kasih.

“Memomntum ini diharapkan menjadi sarana untuk introspeksi diri, melihat kejadian llau menjadi pengalaman nantinya. Tentu harapnnya kedepan lebih baik lagi,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sekadau, Forkopimda Kabupaten Sekadau, Sekda Kabupaten Sekadau, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sekadau, Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Sekadau, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved