Dugaan Pelanggaran Kampanye

Polemik Kampanye di Mempawah, DPD Golkar Pastikan Ria Norsan Sudah Ajukan Izin Cuti

Setau saya Pak Norsan sudah ada izin, sudah ada surat nomor 273/0505/Pem-A bersifat segera, hal permohonan izin cuti

Polemik Kampanye di Mempawah, DPD Golkar Pastikan Ria Norsan Sudah Ajukan Izin Cuti
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Sektetaris DPD Partai Golkar, Prabasa Anantatur 

Polemik Kampanye di Mempawah, DPD Golkar Pastikan Ria Norsan Sudah Ajukan Izin Cuti

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - DPD Golkar Kalbar memastikan jika sang Ketum, Ria Norsan yang juga Wagub Kalbar telah cuti sebelum melaksanakan kampanye di Mempawah belum lama ini.

"Kalau bicara kampanye memang ada aturan, sesuai dengan UU nomor 7 tahun 2017, mengatur semua aturan baik pasal-pasalnya, pasal 281 sampai 283, tentulah Pak Norsan tau aturan, kapan dia harua berkampanye," kata Sektetaris DPD Partai Golkar, Prabasa Anantatur, Kamis (21/02/2019) kepada Tribun Pontianak.

Ia pun menerangkan, jika mantan Bupati Mempawah dua periode tersebut tentu telah mengirim surat izin cuti.

"Setau saya Pak Norsan sudah ada izin, sudah ada surat nomor 273/0505/Pem-A bersifat segera, hal permohonan izin cuti kampanye Wagub Kalbar," katanya.

Baca: BREAKING NEWS - Karolin Ajukan Pemecatan Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo dari PDIP

Baca: BREAKING NEWS - Rahmad Satria Laporkan Wagub Ria Norsan ke Bawaslu, Tuding Tak Izin Cuti Kampanye

Baca: Karolin Pastikan Pemkab Landak Telah Siapkan Rp 1 Miliar Untuk Pencegahan Karhutla Tahun 2019

"Tapi kalau ada yang melaporkan, cuti itukan ada aturannya, tentulah cuti dan berkampanye sebagai Ketua Partai, Panwaslu dilapangan juga pasti tau, karena sudah ada izin cuti," timpalnya.

Maka dari itu, Prabasa memastikan jika Ria Norsan telah mempunyai surat izin cuti sebelum berkampanye.

"Yang jelas informasinya, bahwa Pak Ria Norsan sudah ada izin," tuturnya.

Wakil Ketua DPD Golkar Kalbar Bidang Media, Pencitraan dan Opini, Deden A Nugraha menambahkan jika sang Ketum, Ria Norsan memang sudah izin.

Hal ini diketahui dari surat yang ditujukan Kepada Mendagri melalui Dirjen Otonomi Daerah dan ditandatangani oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji.

"Itukan sudah ada surat izin cutinya, tertanggal 14 Februari 2019. Artinya sudah sah, Pak Rahmad Satria harusnya mengedepankan tabayyun sebelum melakukan tindakan-tindakan yang mungkin akan mempermalukan diri sendiri," katanya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved