61 Pelanggar Terjaring Operasi Penegakan Ketertiban

Sebanyak 61 pelanggar terjaring (Ops Gaktib) yang digelar Satuan Polisi Militer Pangkalan TNI AU (Satpomau Lanud)

61 Pelanggar Terjaring Operasi Penegakan Ketertiban
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sebanyak 61 pelanggar terjaring Operasi Penegakan dan Ketertiban (Ops.Gaktib) yang digelar Satuan Polisi Militer Pangkalan TNI AU (Satpomau Lanud) Supadio. Kegiatan Opsgaktib dipimpin langsung Komandan Satuan Polisi Militer TNI AU (Dansatpomau) Lanud Supadio Letkol Pom Harry M. Ambon 

61 Pelanggar Terjaring Operasi Penegakan Ketertiban

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Sebanyak 61 pelanggar terjaring Operasi Penegakan dan Ketertiban (Ops Gaktib) yang digelar Satuan Polisi Militer Pangkalan TNI AU (Satpomau Lanud) Supadio yang berlangsung pada pukul 08.00-10.00 WIB, Rabu (20/2/2019).

Kegiatan Opsgaktib dipimpin langsung Komandan Satuan Polisi Militer TNI AU (Dansatpomau) Lanud Supadio Letkol Pom Harry M Ambon dan merupakan operasi gabungan TNI/Polri serta Instansi terkait dalam rangka pelaksanaan kegiatan Ops Gaktib Kepolisian Militer “Waspada Wira Elang” Tahap I Tahun Anggaran 2019 di wilayah Hukum Lanud Supadio.

Baca: Foto-foto Ritual Bakar Replika Naga di Pemakaman Yayasan Bhakti Suci

Baca: Foto-foto Penghormatan Terakhir Sebelum Dimulainya Pembakaran Replika Naga

Baca: Pemkot Terima Bantuan 10 Bus Trans, Ini Kata Pengamat Transportasi Akedimisi Untan

Adapun sasaran dari giat Opsgaktib ini adalah para pengguna kendaraan di wilayah hukum Lanud Supadio dan dipusatkan di depan RSAU dr Mohamad Soetomo Lanud Supadio, Jalan Abdulrachman Wahid dan di depan Kantor PIA Ardhya Garini Lanud Supadio atau di area Taman Dirgantara, Kecamatan Sui Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Pada giat Opsgaktib gabungan ini Satpom Lanud Supadio mengerahkan sebanyak 35 personel, Pomad 5 personel, Pomal 5 personel, Satlantas Polresta Pontianak 10 personel dan Dinas Perhubungan (Dishub) Pontianak 5 personel. Hingga kegiatan berakhir, tidak didapatkan oknum pelanggar dari kalangan TNI, Polri maupun PNS.

“Giat Opsgaktib gabungan ini rutin kita laksanakan dan kegiatan ini ditujukan kepada para pengguna jalan yang melintas di depan RSAU dr. Mohammad Sutomo dan di depan kantor PIA Ardhya Garini. Kita menjaring 61 pelanggar yang semuanya merupakan masyarakat umum. Mereka umumnya tidak melengkapi surat-menyurat maupun kelengkapan fisik kendaraan,” tutur Letkol Pom Harry M Ambon.

Disela kegiatan Dansatpom yang merupakan Alumni AAU 1999 ini menjelaskan seluruh pelanggaran lalu lintas yang terjaring pada razia tersebut pada umumnya tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK serta adanya berbagai kekurangan kelengkapan kendaraan. Semua pelanggar tersebut terpaksa ditilang anggota Satlantas Polresta Pontianak.

“Tentunya kami bersyukur, kegiatan Opsgaktib dapat dilaksanakan secara aman dan lancar. Opsgaktib gabungan ini bertujuan meningkatkan kesadaran anggota TNI maupun masyarakat dalam berlalu lintas dan kita berharap kegiatan ini dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan di jalan raya,” pungkasnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved