Over Kapasitas, Menkumham: Mayoritas Diisi Narapidana Kasus Narkoba

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabupaten Mempawah over kapasitas, Rabu (20/2/2019).

Over Kapasitas, Menkumham: Mayoritas Diisi Narapidana Kasus Narkoba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/David Nurfianto
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Hamongan Laoly saat diwawancarai, di Kantin Bestari, Jalan Adiwijaya Pulau Pedalaman, Kecamatan Mempawah Timur, Selasa (19/2/2019). 

Over Kapasitas, Menkumham: Mayoritas Diisi Narapidana Kasus Narkoba

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabupaten Mempawah over kapasitas, Rabu (20/2/2019).

Saat ini penghuni Rutan Mempawah berjumlah 387 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sedangkan kapasitasnya hanya menampung 115 WBP.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Hamongan Laoly menyebutkan kondisi Lapas dan Rutan di Indonesia, mayoritas diisi oleh para narapidana kasus narkoba. 

Padahal diketahui bersama, ada banyak jenis kejahatan konvensional lain seperti perkosaan, pemerasan, pencurian dan lainnya.

"Jadi memang angka kejahatan narkoba itu sekarang sangat cepat sekali pertumbuhannya. Itu salah satu yang mempercepat penambahan over kapasitas," ujar Yasonna.

Seperti di Rutan Mepawah, lanjut Yasonna 60 persen penghuni merupakan WBP atas kasus narkoba.

"Satu jenis kriminalitas bisa melebihi dari jenis konvensional crime berarti ada yang sesuatu yang harus kita fikirkan untuk itu,  apalagi disini daerah-daerah perbatasan. Yang menjadi jalan masuknya narkoba dari pebatasan Malaysia, melalui jalan jalan tikus, ini menjadi persoalan buat kita," terangnya.

Sebagai solusi over kapasitas lapas dari para pengguna narkoba, Yasonna mengatakan harus ada perubahan pendekatan bagi penangan narkoba, khusus pemakai sebaiknya di rehab.

"Sebaiknya pemakai ini di rehab dari pada kita masukin kedalam lebih bagus kita minta di rehab,  kalau dia tidak mau di rehab baru dimasukkan kedalam," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved