Cap Go Meh

Yakob: CGM 2020 Sambas Akan Adakan Pawai Lampion di Sungai Sambas

Yakob Pujana mengatakan 2020, Panitia Cap Go Meh (CGM) di Kota Sambas akan mengadakan kegiatan pawai lampion di Sungai Sambas kecil

Yakob: CGM 2020 Sambas Akan Adakan Pawai Lampion di Sungai Sambas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Perayaan Cap Go Meh di Kota Sambas, di meriahkan oleh 75 Tatung, dan 5 Barongsai, Selasa (19/2/2019). 

Yakob: CGM 2020 Sambas Akan Adakan Pawai Lampion di Sungai Sambas

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua Panitia perayaan Cap Go Meh di Kota Sambas Yakob Pujana mengatakan 2020, Panitia Cap Go Meh (CGM) di Kota Sambas akan mengadakan kegiatan pawai lampion di Sungai Sambas kecil.

Yakob menjelaskan, kegiatan itu terinspirasi dari kegiatan yang dilaksanakan oleh beberapa Kota yang ada di Kalimantan Barat. Dengan tujuan, agar CGM di Kota Sambas akan lebih meriah dan minimal sama seperti dengan yang lainnya.

"Inspirasinya kita melihat kegiatan festival yang ada di kota-kota lain. Dan kita bandingkan dengan kegiatan yang ada di Kota lain, Sambas kita ini memang kelihatan tertinggal jauh," ujarnya, Selasa (19/2/2019).

Baca: Ini Alasan Polisi Tidak Tahan Sekda Papua yang Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK

Baca: Ramdan: Penetepan DPTb untuk Memastikan Ketersediaan Logistik

Baca: Kuasai 340.000 Ha, Raja Juli Sebut Prabowo Adalah Bagian dari 1% Orang Kaya Kuasai Lahan Indonesia

"Oleh karena itu untuk kita ingin meriah seperti Singkawang dan kemudian juga Pontianak dengan naganya kemudian juga dengan tetangga kita Kecamatan pemangkat kita sudah kalah jauh(Meriah-Red)," ungkapnya.

Perayaan Cap Go Meh di Kota Sambas, di meriahkan oleh 75 Tatung, dan 5 Barongsai, Selasa (19/2/2019).
Perayaan Cap Go Meh di Kota Sambas, di meriahkan oleh 75 Tatung, dan 5 Barongsai, Selasa (19/2/2019). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN)

Yakob menambahkan, untuk itu rencana pawai yang akan di gagas oleh panitia CGM Sambas adalah dalam rangka untuk menyemarakkan dan melengkapi Perayaan yang ada didaerah lainnya, yang belum pernah dilakukan.

Karena kedepannya, akan ada potensi pariwisata yang akan timbul dari perhelatan kegiatan tersebut.

"Untuknya ini Jadi potensi yang bisa kita kembangkan, yang bisa kita tampilkan, kita melihat ada sebuah Sungai Sambas kecil yang membela di tengah-tengah kota Sambas. Alangkah bagusnya kalau kita mengadakan pawai lampion di atas sungai atau di atas perahu nanti itu," jelasnya.

Yakob menjelaskan, dirinya sudah mengkomunikasikan kegiatan tersebut sejak dua tahun lalu. Namum belum bisa direalisasikan Karena masih menyelesaikan pembangunan Klenteng terbesar di Sambas.

Oleh karenanya, ia mengatakan kedepannya Forgomas sudah siap membantu pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Ada komitmen dari ketua forgomas Jakarta Pak Budianto, ini juga rencana klenteng terbesar di Sambas yang baru di bangun juga akan diresmikan. Dan beliau dari Jakarta udah setuju tahun depan akan diadakan pawai lampion di atas sungai dengan rute dari depan kelenteng terus melintas di depan Istana Keraton Sambas putar balik," bebernya.

Untuk itu ia berharap kegiatan tersebut juga bisa di dukung oleh Pemerintah Kabupaten Sambas, untuk menyukseskannya.

"Saya berharap pemerintah Sambas juga ikut ambil bagian harus mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Saya bilang kalau bisa juga dianggarkan di APBD untuk mendukung kegiatan seperti festival lampion," tutupnya. (One)

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved