Pileg 2019
Rekap DPTb Tahap Pertama, Bawaslu Kalbar Fokus Pada Hal Ini
Sementara, kata dia, di Kabupaten sudah menginput semua desa dan TPS, maka dari itulah dikoreksi.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Jamadin
Rekap DPTb Tahap Pertama, Bawaslu Kalbar Fokus Pada Hal Ini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kordiv PHL Bawaslu Kalbar, Faisal Riza menerangkan jika hasil rekap DPTb tahap pertama pihaknya akan terus melakukan pengawasan, termasuk difinalnya ialah penetapan DPTb tahap dua, yang tentu menjadi fokus pergerakan dari data tersebut.
Walaupun memang, Faisak sempat mengoreksi lleno DPTb karena salah memasukan input terkait dengan TPS dan jumlah kelurahan dan desa yang terkoreksi.
Sementara, kata dia, di Kabupaten sudah menginput semua desa dan TPS, maka dari itulah dikoreksi.
"Kita sarankan ada perbaikan dimasing-masing Kabupaten Kota yang sudah pleno karena itu sudah tersebar diparpol dan lainnya, mengantisipasi itu harus direvisi dari pihak pleno masing-masing Kabupaten Kota," terangnya, Selasa (19/2/2019).
Baca: Kodim 1201 Mempawah Laksanakan TMMD di Pedalaman Landak, Ini Yang Dilakukan
Baca: 76 Persen Warga Meninggal di Pontianak Sudah Miliki Akta Kematian
Dikatakannya pula untuk penambahan TPS, juknisnya KPU, terkait dengan penambahan jumlah TPS jika ada pemilih DPTb melebihi, dan berlaku di Kabupaten Kota, Bawaslu Kabupaten Kota yang akan memberikan rekomendasi.
"Ini datakan bergerak terus, pada prinsipnya sebenarnya kita lebih memfokuskan pada pengawasan yang DPTb tanggal 17 maret, karena itulah kunci dari semuanya, apakah ada pergerakan khususnya estimasi dari cadangan surat suara cukup atau tidak, karena jika lebih harus dimusnahkan, dan kalau kurang harus tambah," terangnya.
Lebih lanjut, Faisal pun mengatakan jika pihaknya akan fokus pada pergerakan saat rekap DPTb 2 nantinya.
"Ini sifatnya hanya sementara, jadi kita lebih pada pengawasan apakah pada 30 hari kedepan pergerakannya signifikan atau tidak," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kordiv-pencegahan-dan-hubungan-antar-lembaga-bawaslu-kalbar-faisal-riza.jpg)