Insiden Tergelincirnya Lion Air Pengaruhi Tingkat Isian Hotel di Pontianak Pada Momen Cap Go Meh

GM Aston Pontianak, Anto W Soemartono menuturkan bahwa Cap Go Meh tahun ini bagi hotel pendapatan agak menurun.

Insiden Tergelincirnya Lion Air Pengaruhi Tingkat Isian Hotel di Pontianak Pada Momen Cap Go Meh
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MAUDI ASRI GITA UTAMI
Suasana Hotel Aston Pontianak, Selasa (12/2/2019) pagi hari. 

Insiden Tergelincirnya Lion Air Pengaruhi Tingkat Isian Hotel di Pontianak Pada Momen Cap Go Meh

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Pelaksanaan Cap Go Meh di Kota Pontianak berlangsung meriah pada Selasa (19/2/2019).

Namun ternyata, tidak lebih ramai dibandingkan tahun-tahun sebelumnya jika dilihat dari sisi perhotelan.

General Manager (GM) Orchardz Hotel Pontianak, Kholid Basyaiban menilai bahwa event cap gomeh kali ini, jika diukur dari tingkat hunian terbilang masih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Beberapa group kami cancel dengan alasan harga tiket yang tinggi,” ungkapnya.

Baca: Xiaomi Mi 9 Tampil Berbeda dari Biasa, Tampil Transparan?

Baca: Ajak Media Massa Lindungi Perempuan dan Anak, Winda Ingatkan 12 Point Berikut

Baca: 76 Persen Warga Meninggal di Pontianak Telah Tercatat di Disdukcapil, Suparma Sampaikan Apresiasinya

Baca: Foto-foto Karnaval Pada Gelaran Cap Go Meh 2019 di Jalan Diponegoro Singkawang

Tak hanya itu, Kholid juga mengungkapkan bahwa beberapa tamu bahkan membatalkan kedatangan karena bandara Supadio sempat ditutup akibat peristiwa tergelincirnya pesawat Lion Air beberapa hari yang lalu.

Hal itu menyebabkan beberapa tamu yang awalnya akan menginap di Pontianak sebelum lanjut ke Singkawang, akhirnya memutuskan untuk langsung menuju ke Singkawang.

Keadaan sama juga dialami oleh Aston Pontianak.

GM Aston Pontianak, Anto W Soemartono menuturkan bahwa Cap Go Meh tahun ini bagi hotel pendapatan agak menurun.

“Salah satu sebabnya kendala kenaikan tarif pesawat dan bagasi. Juga karena kemarin sempat bandara Supadio ditutup karena ada pesawat yg tergelincir yang pada tanggal tersebut sudah mulai ramai,” katanya.

Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved