Pemilu 2019

Rapat Pleno KPU Singkawang Tetapkan Daftar Pemilih Tambahan yang Masuk Berjumlah 59 Orang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang menetapkan jumlah pemilih kategori daftar pemilih tambahan

Rapat Pleno KPU Singkawang Tetapkan Daftar Pemilih Tambahan yang Masuk Berjumlah 59 Orang
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
KPU Singkawang bersama peserta pemilu dan Bawaslu Singkawang menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan DPTb dalam Pemilu 2019 yang dilaksanakan di Aula KPU Singkawang, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Minggu (17/2/2019). 

Rapat Pleno KPU Singkawang Tetapkan Daftar Pemilih Tambahan yang Masuk Berjumlah 59 Orang

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang menetapkan jumlah pemilih kategori daftar pemilih tambahan (DPTb) yang masuk ke Singkawang untuk pindah memilih sebanyak 59 pemilih.

Sementara untuk pemilih pindah memilih keluar sebanyak 131 pemilih.

Penetapan jumlah pemilih pindah memilih tahap satu ini berdasarkan data di Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih), yang selanjutnya disampaikan KPU ke peserta pemilu dan Bawaslu Singkawang dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan DPTb dalam Pemilu 2019 yang dilaksanakan di Aula KPU Singkawang, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Minggu (17/2/2019).

Baca: Pelepasan AKP Slamet Januari Jalani Masa Pensiun, Ini yang Disampaikannya

Baca: Ritual Adat Dayak Pesaguan Untuk Nikah Kawin di Tumbang Titi Ketapang

Baca: Resep Bakso Penyet, Citarasanya Pasti Sukses Bikin Ketagihan

“Pelaksanaan rapat pleno terbuka yang kami laksanakan hari ini merupakan pleno tahap pertama. Untuk tahap kedua akan diilaksanakan setelah pendataan DPTb H-30 sebelum hari pemungutan suara 17 April 2019 nanti,” kata Ketua KPU Kota Singkawang, Riko, Senin (18/2/2019).

Penetapan dalam rapat pleno ini, sebelumnya telah dilakukan pendataan pemilih yang pindah memilih berdasarkan SK KPU RI nomor 227 tahun 2019, di mana pendataan dilakukan H-60 sebelum hari pemungutan suara, baik melalui Posko Layanan Pindah Memilih maupun dengan menjemput pendataan ke tempat-tempat yang berpotensi terdapat warga yang ingin pindah memilih.

Pendataan tahap pertama ini terkait dengan menyesuaikan penyediaan kebutuhan logistik pemungutan suara.

"Untuk surat suara yang akan didistribusikan ke tiap-tiap TPS nantinya, surat suara untuk pemilih DPT di TPS ditambah pemilih DPTb ditambah 2 persen dari jumlah pemilih di TPS,” terang Riko.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved