Ojol dan UMKM Bersinergi Mengembangkan UMKM di Kalbar

Banyaknya kendala saat menjalani usaha tentu harus penuh kesabaran dan ketelatenan, Minggu (17/2/2019).

Ojol dan UMKM Bersinergi Mengembangkan UMKM di Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MAUDY ASRI GITA UTAMI
Ketua Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kalbar, Suherman 

Ojol dan UMKM Bersinergi Mengembangkan UMKM di Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mengembangkan bisnis dan usaha kuliner yang dijalani memang tidak mudah.

Banyaknya kendala saat menjalani usaha tentu harus penuh kesabaran dan ketelatenan, Minggu (17/2/2019).

Ketua Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kalbar, Suherman mengatakan, peran ojek online (ojol) sangat berpengaruh bagi setiap usaha khususnya di kota Pontianak ini sendiri. Dengan adanya ojek online dan fitur food atau fitur lainnya, masyarakat semakin dimudahkan dalam membeli segalanya tanpa harus pergi jauh dan antri.

Baca: Keseruan Millenial Road Safety Festival Kembali Hadir di CFD Pontianak

Baca: Kondisi Terkini Bandara Supadio Pontianak, 9 Penerbangan Open Check In

Baca: Kunjungan Deputi KBKR BKKBN Dalam Rangka Penguatan NSPK

"Sebenarnya masyarakat saat ini terbantu dengan adanya ojol, kenapa, karena dengan adanya ojol, sinergi dan kerjasama tentu berjalan dengan baik. Dengan adanya ojol akan sangat membantu sekali bagi penggiat usaha tersebut karena masyarakat saat ini lebih mudah memesan ketimbang datang jauh-jauh dan ngantri lama khususnya layanan ojol dalam fitur food (makanan)," paparnya.

Itulah kenapa masyarakat yang memiliki usaha diharap bisa memiliki izin dan berlabel halal, maka PLUT berperan dalam mengedukasi dan mengajak penggiat usaha untuk mensertifikasi dan mengurus izin halal dan BPOM.

Selain itu, lanjutnya, PLUT juga membekali UMKM dengan manajemennya dalam usaha.
"Kita tanya rancangan usaha dari awal bagaimana baik itu sistem masukan dan pengeluaran apakah bisa meningkat untuk pangsa pasar yang lebih luas. Maka kita buka konsultasi atau mencari jalan keluar bersama," ujarnya.

"Demi pelayan untuk masyarakat UMKM daerah, PLUT bersinergi dengan dinas-dinas kabupaten-kota agar semua bisa bersinergi baik itu di desa yang ada di pedalaman," ucapnya.

"Contohnya kita kumpulkan penggiat usaha yang ada di kabupaten atau kota dan kita beri pelatihan dari semuanya, seperti di daerah ada banyak kerajinan tangan yang khas yang bisa dijual lalu kita arahkan, bagaimana cara mengelola karena banyak yang kreatif tapi tidak tahu cara memasarkan," kata Suherman.

Dalam menghadapi revolusi 2019, upaya PLUT sekarang adalah selain menerima pelatihan, juga memberi pengetahuan tentang teknologi terbaru ataupun pemahaman tentang pinjaman bank dan fintech, apakah akan membangun atau merusak usaha mereka.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved