OJK Sebut Peluang Syariah Tumbuh dan Perlu Diperkenalkan Untuk Masyarakat Kalbar

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Moch Riezky Fajar Purnomo mengatakan, pertumbuhan ekonomi syariah dinilai dari Badan Pusat Statistik

OJK Sebut Peluang Syariah Tumbuh dan Perlu Diperkenalkan Untuk Masyarakat Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MAUDY ASRI GITA UTAMI
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Moch Riezky Fajar Purnomo saat ditemui di acara peresmian gedung Bank Kalbar Syariah. 

OJK Sebut Peluang Syariah Tumbuh dan Perlu Diperkenalkan Untuk Masyarakat Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Moch Riezky Fajar Purnomo mengatakan, pertumbuhan ekonomi syariah dinilai dari Badan Pusat Statistik (BPS) adalah 5,07 persen di wilayah Kalimantan Barat, Minggu (15/2/2019).

"Banyak sumbangsih pembangunan di Kalbar sampai saat ini melalui pertumbuhan aset unit syariah yang mana pada tahun 2018 tumbuh 9,1 persen dari Dana Pihak Ketiga (DPK) menjadi 15,9 persen," ujarnya.

Dengan pesatnya pertumbuhan melalui bank syariah, bisa dilihat dari pertumbuhan aset yang melebihi pertumbuhan nasabah yang menabung sebesar 6,9 persen.

Baca: Tagana Imbau Masyarakat Waspada Banjir

Baca: IP2SB Kapuas Hulu Apresiasi Pemda Buka Akses Jalan Tempat Wisata

Baca: Toko Sembako di Dangkan Silat Hulu Ludes Terbakar, Harta Benda Tak Ada Yang Selamat

"Financing to Deposit (FDR) ratio sebesar 5,8 persen. Dengan ini kita tingkatkan produk-produk syariah dan lebih dikenalkan kembali kepada masyarakat. Perlunya sinergi juga antara Bank Indonesia dan OJK untuk mengembangkan ekonomi syariah dan keuangan syariah," paparnya.

Moch Riezky Fajar mengatakan, saat ini perkembangan digital yang dikeluarkan dari Bank Syariah sudah semakin canggih, seperti m-banking, i-net banking.

Hal ini memudahkan masyarakat dalam fasilitas dimana semua pihak berupaya menjadi wadah dan tempat yang nyaman dalam memilih tabungan atau investasi di masa depan.

"Saat ini memang keuangan syariah sudah semakin dilirik, apalagi mayoritas masyarakat kita yang muslim, maka saya meminta kepada Bank-Bank Syariah yang ada di Kalbar untuk lebih memperkenalkan produknya kepada setiap masyarakat," ucapnya.

Lanjut, upaya pengembangan syariah tidak hanya sebatas operasioanl tetapi ada gadai saham sesuai syariah dan inilah kesempatan untuk mengembangkan potensi syariah di masyarakat yang tidak hanya untuk muslim tapi untuk semua masyarakat tanpa batasan.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved