Tenaga Baru Pontianak Raih Kemenangan Kedua Srikandi Cup

Jumriah HL pemain Flying Makassar menjadi topskor untuk timnya. Selama 38 menit ia diturunkan oleh pelatih Eddy Winarso,

Tenaga Baru Pontianak Raih Kemenangan Kedua Srikandi Cup
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
ILUSTRASI- Pemain Tenaga Baru Pontianak, (kostum kuning) berebut bola dengan pemain Tanagi Friesian dalam babak play off Srikandi Cup di Cirebon Rabu (18/4/2018). TB Pontianak berhasil melangkah ke semifinal serie terakhir kompetisi basket putri ditingkat nasional tersebut. 

Tenaga Baru Pontianak Raih Kemenangan Kedua Srikandi Cup

TRIBUNPONTIANK.CO.ID, PONTIANAK - Tenaga Baru Pontianak sukses meraih kemenangan keduanya, setelah pada pertandingan hari kelima Srikandi Cup seri 2 yang berlangsung di GOR Grogol Jakarta Barat, Jumat (15/2/2019).

Mereka smengalahkan Flying Wheel Makassar 61-37.

Anjelin Rosmika Simanjuntak pengatur serangan Tenaga Baru Pontianak sukses menjadi topskor untuk timnya. Bermain selama 27 menit, pemain jebolan Universitas Esa Unggul Jakarta itu menorehkan 16 poin, 6 rebound, 4 assist dan 4 steal.

Menyusul dibelakangnya adalah Fanny Kalumata yang bertindak sebagai kapten tim Tenaga Baru Pontianak. Di game ini Fanny mampu mencetak double–double 12 angka dan 14 rebounds.

Baca: Kalbar 24 Jam - Tertangkapnya Pelaku Pemerkosaan, Laka Maut Wajok, Hingga Dahlan Iskan di Pontianak

Baca: TERPOPULER - JADWAL Piala Presiden 2019, Raisa Melahirkan, Hingga BTP Umbar Kemesraan Bersama Puput

Baca: Ribuan Peserta Semarakan Pontianak City Run

Jumriah HL pemain Flying Makassar menjadi topskor untuk timnya. Selama 38 menit ia diturunkan oleh pelatih Eddy Winarso, Jumriah akhirnya dapat mengemas 13 poin dan tiga reboun.

Baik Tenaga Baru dan Flying Makassar sebenarnya membutuhkan kemenangan untuk mendongkrak posisi mereka yang berada di zona bawah klasemen sementara. Sebelum laga dimulai, Flying Wheel Makassar berada di peringkat tujuh, sedangkan Tenaga Baru Pontianak berada di dasar klasemen.

Tenaga Baru unggul di kuarter pertama dengan selisih 13 angka (23-10). Namun di kuarter kedua laju mereka sedikit tersendat, meski demikian mereka masih bisa mengatasi lawannya 27-22. Pelatih Tenaga Baru Pontianak, Irma Amelya, mengatur ulang strategi timnya pada kuarter ketiga.

Sampai dengan sisa waktu dua menit tersisa, Tenaga Baru Pontianak pun masih nyaman memimpin 42-31. Raihan skor tim asal Kalimantan Barat bertambah empat angka lagi sampai dengan akhir kuarter ketiga, sedangkan Flying Wheel hanya bisa menorehkan satu angka saja, kedudukan pun 46-32.

Di akhir kuarter keempat Tenaga Baru Pontianak akhirnya menambah 24 angka lagi, sekaligus mengirim Flying Wheel Makassar untuk berada di dasar klasemen sementara dengan rekor satu kali menang dan tujuh kali kalah.

“Kuncinya pada hari ini adalah didefense. Seri ini kami mencoba memperbaiki pertahanan anak-anak dan memperbaiki komunikasi di lapangan. Menghadapi Merpati Bali pada pertandingan besok Sabtu, (16/2/2019) fokus kami tetap baik dulu dipertahanan sebelum kita menyerang,"tukasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved