Polsek Entikong Gagalkan Upaya Pengiriman Enam PMI ke Malaysia

Rombongan pekerja tersebut terdiri dari satu perempuan dan lima pria. Polisi mengamankan satu orang pelaku yang berperan sebagai pengantar

Polsek Entikong Gagalkan Upaya Pengiriman Enam PMI ke Malaysia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Waka Polsek Entikong Iptu Eeng Suwenda saat menunjukan keenam PMI dan tersangka ARZ saat diamankan di Mapolsek Entikong, Jumat (15/2/2019). 

Polsek Entikong Gagalkan Upaya Pengiriman Enam PMI ke Malaysia

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Jajaran Polsek Entikong bersama P4TKI Entikong mengagalkan upaya pengiriman enam calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jawa Timur yang diduga ilegal di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Jumat (15/2/2019).

Waka Polsek Entikong, Iptu Eeng Suwenda menyampaikan, Rencananya PMI ini akan dipekerjakan sebagai buruh lepas disatu diantara pabrik pengolahan tepung diwilayah Sarawak.

“Rombongan pekerja tersebut terdiri dari satu perempuan dan lima pria. Polisi mengamankan satu orang pelaku yang berperan sebagai pengantar. Mereka ini akan bekerja di Malaysia, tapi tidak membawa dokumen ketenagakerjaan, hanya bawa paspor saja. Mereka diantar oleh ARZ, ” katanya, Sabtu (16/2/2019).

Keenam calon PMI tersebut diantaranya, Legiyem berasal Jember, Syaeful Rosi Hidayat berasal Banyuwangi, Khoirul Anwar berasal Banyuwangi, Jeiri berasal Banyuwangi, Joko Winarjo berasal Banyuwangi dan Muhammad Hariyanto berasal Bondowoso.

“Saat ini keenam calon PMI tersebut berada di Mapolsek Entikong untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Untuk ARZ kami tetapkan sebagai tersangka Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran pasal 81, ” pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved