Kasus Pengrusakan dan Penganiayaan di Mandor Selesai Secara Kekeluargaan

Atas kejadian pengerusakan, pemukulan dan pengancaman itulah akhirnya Dadang melaporkan kejadian itu ke Polsek Mandor

Kasus Pengrusakan dan Penganiayaan di Mandor Selesai Secara Kekeluargaan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Alfon Pardosi
Dadang dan Irenius berdamai di Polsek Mandor pada Kamis (14/2/2019) 

Kasus Pengrusakan dan Penganiayaan di Mandor Selesai Secara Kekeluargaan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Setelah terjadi pengancaman, pengerusakan dan penganiayaan, akhirnya masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan di Polsek Mandor pada Kamis (14/2/2019) siang.

Kapolsek Mandor Iptu Anuar Syarifudin menerangkan, awal dari permasalahan yang terjadi yakni antara Irenius dengan Dadang yang terjadi pada Jumat (1/2/2019) lalu.

Dimana pelapor adalah Dadang yang melaporkan Irenius. Karena Irenius tidak puas dengan aliran listrik yang mengalir ke rumahnya. Kemudian diputus oleh Irenius sendiri.

Baca: Jelang Pidato Kebangsaan, Prabowo Salat Jumat di Masjid Agung Kauman Semarang

Baca: BREAKING NEWS - Buron Sebulan, Pelaku Pemerkosaan dan Perampasan HP Diciduk Polisi

Baca: Martabak Ojan, Jajanan Kekinian dengan Aneka Topping

Baca: LENGKAP, Inilah Deretan Miss Indonesia Sepanjang Masa, Siapakah yang Bakal Raih Mahkota Selanjutnya?

Selanjutnya Irenius mendatangi rumah Dadang dalam pengaruh minuman keras, lalu melempari dan memukul rumah Dadang dan mengancam dengan kata yang tidak enak untuk didengar.

"Atas kejadian pengerusakan, pemukulan dan pengancaman itulah akhirnya Dadang melaporkan kejadian itu ke Polsek Mandor," ujar Iptu Anuar Syarifudin.

Disampaikan Kapolsek, sebelum masalah tersebut diproses lebih lanjut, Dadang dan Irenius meminta kepada Bhabinkamtibmas Desa Mandor Brigadir Dingin Siahaan untuk meyelesaikan masalah.

Akhirnya masalah tersebut mendapat titik temu dan penyelesaian akhirnya kedua belah pihak membuat suatu kesepakatan dan pernyataan.

Dimana Irenius mengakui perbuatan yang dilakukannya adalah salah, dan siap untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Dadang dan Irenius juga akan melaksanakan adat Batikar Bakubu, sebagai bentuk penyelesaian permasalahan tersebut.

Dimana saat penyelesaian tersebut dihadiri juga oleh Timanggong Desa Mandor Domian, keluarga dari kedua belah pihak.

"Jadi permasalahan pengancaman, pengrusakan, dan penganiayaan telah selesai. Kami berharap masalah tersebut tidak terjadi dan tidak terulang lagi," harap Kapolsek

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved