Sempat Terjadi Penganiayaan Saat Turnamen Bola, Akhirnya Berujung Damai

Kanit Bimas Polsek Mandor Bripka Hardiansyah, melaksanakan mediasi kasus penganiayaan yang terjadi di lapangan sepak bola Desa Mandor

Sempat Terjadi Penganiayaan Saat Turnamen Bola, Akhirnya Berujung Damai
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kanit Binmas Polsek Mandor memediasi kasus penganiniyaan 

Sempat Terjadi Penganiayaan Saat Turnamen Bola, Akhirnya Berujung Damai

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kanit Bimas Polsek Mandor Bripka Hardiansyah, melaksanakan mediasi kasus penganiayaan yang terjadi di lapangan sepak bola Desa Mandor, Kecamatan Mandor pada Minggu tanggal (27/1/2019).

Bripka Hardiansyah menceritakan, kejadian tersebut bermula pada saat turnamen sepak bola Madona Cup dan yang bertanding adalah tim sepak bola dari Anjungan melawan tim sepak bola Dari Senakin.

Pada saat pertandingan telah selesai dan dimenangkan oleh tim sepak bola dari Anjungan, official tim dari Senakin atas nama Denny Supit mendatangi pemain dari Anjungan atas nama Handoko.

Baca: Top Ten Volare Musik Indo Pekan Ini, Ada Duo Musik Asal Pontianak Satu Diantaranya Manjakani

Baca: Soal Kebocoran GOR Pangsuma Ini Kabar Baik dari Manajer Kancil

Baca: PMII IAIN Pontianak Gelar Kegiatan Masuk Kampung dan Seminar Pendidikan

Kemudian official tim dari Senakin tersebut mengatakan kalau Handoko ada mengatakan bahasa yang tidak sopan. Atas terjadinya kesalah pahaman tersebut, pendukung Senakin dan penonton berdatangan menghampiri Handoko.

Kemudian terjadilah penganiayaan di lapangan bola Desa Mandor, atas kejadian penganiayaan itu Handoko melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mandor. Setelah itu, personil Polsek Mandor memanggil dan mempertemukan kedua tim yang berselisih.

Setelah dipertemukan tim sepak bola dari Anjungan dan tim sepak bola dari Senakin, mengadakan janji akan mengadakan pertemuan di Polsek Mandor pada Rabu (13/2/2019) pagi. Dengan dibantu mediasi oleh Kanit Bimmas.

Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membuat suatu kesepakatan, dimana Denny Supit selaku official tim sepak bola dari Senakin meminta maaf kepada Handoko dan panitia Turnamen Madona Cup.

Selain itu, Denny Supit dan Handoko akan melaksanakan adat buah tangah di lapangan bola Desa Mandor. "Sebagai bentuk penyelesaian permasalahan tersebut," ucap Kanit Bimmas.

Sementar itu Ketua panitia turnamen Madona Cup Saiful Doman mengucapkan terimakasih kepada kedua tim yang berselisih paham karena sudah menyelesaikan masalah ini dengan baik dan tidak menimbulkan masalah baru.

Selain itu Saiful Doman mengucapkan terimakasih kepada Kanit Bimmas Polsek Mandor Bripka Hardiansyah yang telah membantu memediasi permasalahan tersebut. "Sehingga menemui titik temu, dan berakhir dengan baik dan damai," ungkapnya.

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved