Satgas Pamtas Yonif 320/BP, Terima Meriam Lantaka dan Bubuk Mesiu Dari Warga Perbatasan

Anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 320/Badak Putih menerima penyerahan meriam

Satgas Pamtas Yonif 320/BP, Terima Meriam Lantaka dan Bubuk Mesiu Dari Warga Perbatasan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Penyerahan Meriam Lantaka dan bubuk Mesiu dari warga Perbatasan Sintang kepada anggota Satgas Pamtas Yonif 320/BP. 

Satgas Pamtas Yonif 320/BP, Terima Meriam Lantaka dan Bubuk Mesiu Dari Warga Perbatasan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 320/Badak Putih menerima penyerahan meriam berserta bubuk Mesiu dari warga perbatasan di
Dusun Sungai Lalau, Desa Nanga Kelapan Sintang

Meriam yang di serahkan jenis meriam Lantak yang merupakan meriam perunggu yang umumnya di pasang pada kapal dagang di era zaman Prekolinia ini di serahkan kepada an‎ggota Satgas Pamtas berikut Mesiu tradisionalnya.

Kepala Penerangan Kodam XII Tanjungpura Kol Inf Aulia Fahmi Dalimunte menuturkan berdasarkan informasi dari Dansatgas Pamtas Yonif 320/BP, Letkol Inf Imam Wicaksana meriam tersebut termasuk meriam kuno jenis Cetbang.

Baca: Seminar Nasional Rangkaian Penutupan Tanjungpura Law Festival 2019

Baca: Terpidana Bom Bali Ali Imron Puji Program Deradikalisasi BNPT

Baca: Gedung Baru Bank Kalbar Syariah Diresmikan Disertai Launching Produk Terbaru

"Itu Meriam kuno jenis Cetbang dengan sekitar berat 23 Kg, Panjang 84 Cm, Kaliber 20 MM yg diduga dibuat pada abad ke 16-17 Masehi,"kata Aulia Fahmi pada Kamis (14/2/2019) saat di konfirmasi di Media Center Pendam XII Tanjungpura

Dikatakannya lagi," Anggota Satgas Pamtas Yonif 320/BP menerimanya dari penyerahan secara sukarela dari warga yakni oleh Bapak Yulianto (48) seorang petani Dusun Sungai Lalau, Desa Nanga Kelapan, Kec Ketungau Tengah, Kab Sintang kepada anggota Pos Satgas Pamtas di Tanjung Lesung.

"Menurut keterangan Dansatgas, Meriam kuno tersebut milik Yulianto merupakan warisan turun temurun dari keluarganya," ujar Kapendam XII Tpr

Lebih lanjut dijelaskan, meriam itu termasuk benda bersejarah termasuk barang purbakala bekas peninggalan masa kerajaan Majapahit.

"Kemarin penyerahan dari Yulianto pada Danpos Tanjung Lesung Letda Inf Andreas Bagus karena merasa simpati dengan Pos Tanjung Lesung yang sudah membantu warga sekitar,"katanya.

Tak hanya itu, anggota Satgas Pamtas yang bertugas di Tanjung lesung sering melakukan komunikasi sosial kepada masyarakat, karena simpatik akhirnya masyarakat menyerahkan secara suka rela.‎

"Penyerahan barang bersejarah ini, sudah di laporkan ke Komando Atas dan untuk meriam tersebut sudah diamankan di Pos Pamtas Tanjung Lesung," pungkas Kapendam XII Tanjungpura.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved