Jukir Aniaya Polisi

Kronologi Jukir Wanita Aniaya Polisi, Kapolsek Heran Aksi Pelaku

Kapolsek mengungkapkan bahwa saat kejadian, anggota kepolisian yang menjadi korban masih mengenakan pakaian dinas setengah badan

Kronologi Jukir Wanita Aniaya Polisi, Kapolsek Heran Aksi Pelaku
IST/TRIBUNPONTIANAK
Jumiarti tersangka yang diamankan oleh aparat Kepolisian Sektor Pontianak Timur, Senin (12/2/2019). 

Kronologi Jukir Wanita Aniaya Polisi, Kapolsek Heran Aksi Pelaku 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polsek Pontianak Timur telah mengamankan seorang wanita berinisial JT (30) seorang juru parkir karena tindak pindana pengeroyokan kepada satu anggota kepolisian berinisial FM (20).

JT sendiri diamankan saat sedang berada di rumahnya yang berada di kawasan Jalan Tanjung Raya 2, Senin (12/2/2019).

Pengeroyokan ini sendiri terjadi pada 25 Januari 2019 malam, di Jalan Tanjung Raya 2 di depan satu kafe di Kelurahan Saigon.

Baca: Happy Death Day 2U, Putaran Waktu Ungkap Kematian Seseorang

Baca: Desa Selange Gelar Musrenbangdes, Ini Pesan Kapolsek Meranti

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Kapolsek Pontianak Timur Kompol Suhar mengatakan bahwa pelaku JT mengakui bersama-sama temannya berjumlah tiga orang melakukan tindak penganiayaan terhadap seorang anggota polisi. 

Ketiga teman tersangka itu yakni berinisial EO, WD, EL 

Suhar mengungkapkan mereka melakukan tindak pengeryokan kepada korbannya.

Namun, untuk motif pengeroyokan pihaknya masih melakukan pendalaman.

Kapolsek mengungkapkan bahwa saat kejadian, anggota kepolisian yang menjadi korban masih mengenakan pakaian dinas  setengah badan.

Baca: Xiaomi MI 9 Meluncur Pada 20 Februari, Sang Penantang Galaxy S10?

Baca: KI Kalbar Tuntas 5 Register Sengketa Informasi Publik

Dirinya pun heran mengapa para pelaku sampai berani melakukan pengeroyokan ke FM.

Suhar pun menilai bahwa para pelaku disinyalir dalam pengaruh alkohol pada saat melakukan pengeroyokan itu.

"Anggota itu masih berpakaian dinas. Anak-anak (pelaku pengeroyokan,red) ini kayaknya mabok. Tapi dia sampai saat ini tidak mengaku mabok. Tapi kalau tidak mabok gak mungkin mereka (berani) gitu," ungkapnya.

"Dia (pelaku JT) si udah mengakui bahwa dia juga melakukan penganiayaan," imbuhnya.

Baca: BREAKING NEWS - Jukir Wanita Keroyok Polisi, Tiga Pemuda Jadi Buron

Kapolsek mengungkapkan bahwa selain mengaku melakukan pemukulan, JT juga mengaku turut menarik baju dan menginjak baju korban saat korban sudah terjatuh.

Sampai saat ini, pihak Polsek Timur pun masih terus melakukan pencarian terhadap sisa pelaku pengeroyokan. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved