Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - Imbauan Perayaan Valentine, Perbaikan Jalan Sintang Hingga Mobil Terbakar di SPBU

Kalbar 24 Jam - Imbauan Perayaan Valentine, Perbaikan Jalan Sintang Hingga Mobil Terbakar di SPBU.

Kalbar 24 Jam -  Imbauan Perayaan Valentine, Perbaikan Jalan Sintang Hingga Mobil Terbakar di SPBU
KOLASETRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Kalbar 24 Jam - Imbauan Perayaan Valentine, Perbaikan Jalan Sintang Hingga Mobil Terbakar di SPBU 

Atas dasar hal tersebut, Dewan Pimpinan MUI Kalbar menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :

1. Agama Islam adalah agama yang mengajarkan kasih sayang kepada sesama umat manusia bahkan sebagai rahmat bagi alam semesta (rahmatan lil ‘alamin).

Salah satu ajarannya adalah agar memulai segala aktivitas dengan mengucapkan basmasalah, yang di dalamnya terkandung makna untuk beraktivitas didasari dengan niat beribadah kepada Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Oleh karena itu, umat Islam seharusnya menunjukkan kasih sayang kepada sesama manusia dalam setiap aktivitasnya tanpa ditentukan moment pada hari tertentu saja.

2. Menghimbau kepada semua umat Islam untuk tidak merayakan Valentine Day dengan cara-cara yang menyimpang dari atau bertentangan  dengan ajaran Islam seperti pesta hura-hura, seks bebas dan sebagainya. 

Baca: 20 Atlet Sepeda Kalbar Siap Jalani Tes Tim Pra PON

Baca: Raisa Dikabarkan Telah Melahirkan, Wajah Buah Hati Mereka Jadi Teka-teki

BACA SELENGKANYA DI SINI.

2. Midji Pastikan Tahun Ini Perbaiki Jalan Sintang, Minta Perusahaan Sawit Ikut Merawat

Midji Pastikan Tahun Ini Perbaiki Jalan Sintang, Minta Perusahaan Sawit Ikut Merawat

Sutarmidji Respon Dilema Jalan Rusak di Sintang, Buntut Aksi Warga Simba Raya Tutup Jalan Poros | Kolase/Tribunpontianak.co.id

Gubernur Kalimantan Barat H Sutarmidji sangat menyayangkan aksi penutupan jalan oleh warga Desa Simba Raya, Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang pada Selasa (12/2/2019) pukul 08.30 WIB.

Masyarakat lakukan pemagaran Jalan Poros Sintang- Ketungau lantaran menuntut janji Gubernur Kalbar Sutarmidji yang beberapa waktu lalu berkunjung meninjau jalan itu.

"Saya maklumi aksi masyarakat karena melihat kondisi jalan hancur. Tapi kalau nuntut janji saya, itu yang tidak realistis. Saya jadi Gubernur baru sekitar empat bulan. Lalu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) juga usianya baru 40 hari," ungkapnya, Rabu (13/2/2019).

Ia meminta masyarakat setempat untuk berpikir secara matang sebelum laksanakan aksi penutupan jalan tersebut.

Jalan rusak itu, kata dia, disebabkan aktivitas kendaraan sawit bermuatan lebih yang tidak perduli dengan kondisi jalan rusak itu.

Halaman
1234
Penulis: Mirna Tribun
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved